Suara.com - Seorang petugas polisi AS telah menembak mati seorang remaja kulit hitam di Missouri, pada Selasa (23/12/2014) waktu setempat atau Rabu malam waktu Indonesia barat.
Pihak kepolisian Missouri menyebut langkah itu diambil setelah si pemuda mengacungkan pistol ke arahnya.
Polisi St Louis mengatakan insiden itu berawal saat salah satu dari dua orang yang mendekati sebuah pompa bensin menarik pistol dan mengacungkan ke arahnya, sebelum ia menembak remaja itu. Segera setelah kejadian orang kedua lari.
Polisi mengatakan petugas itu sedang melakukan pemeriksaan rutin ketika dua lelaki itu mendekati dirinya. Setelah kejadian, sekitar 200-300 orang langsung berkerumun di lokasi kejadian. Sekitar 50 petugas dikerahkan ke lokais kejadian untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.
Penembakan ini terjadi hanya tiga hari setelah dua polisi New York City ditembak mati. St Louis yang terletak di pinggiran Berkeley ini hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari Ferguson, di mana seorang polisi menembak mati Michael Brown pada bulan Agustus dan memicu kerusuhan panjang.
(Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer
-
Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?
-
Guru Honorer Digaji Rp 300 Ribu, Kalah dari Petugas Partai: DPR Usul Pembayaran dari APBN Saja