Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indarparawansa merasa yakin bahwa angka pengangguran dan warga negara yang ingin bekerja di luar negeri akan berkurang di masa yang akan datang. Namun menurutnya, hal tersebut akan terwujud apabila program pemerintah yang ingin meningkatkan produktivitas sektor pangan bisa berjalan dengan baik.
"Kalau misalnya, program untuk peningkatan produktivitas di sektor pangan berjalan, saya yakin akan banyak pemuda-pemuda di desa yang tertarik untuk kembali di sektor agro," ungkap Khofifah, di Bambu Apus, Jakarta Timur, baru-baru ini.
Khofifah mengatakan, dirinya menyaksikan orang asing yang sukses bekerja di sektor pertanian di Indonesia. Menurutnya, apa yang mereka lakukan sangat luar biasa, karena sudah bisa memproduksi hasil pertanian yang unggul dan berkualitas. Dia menambahkan bahwa saat ini pemuda-pemuda dari Taiwan dan Korea Selatan (Korsel) tersebut bahkan sudah bisa mengekspor hasil pertanian tersebut ke luar negeri.
"Di suatu daerah dataran tinggi di Malang, pemuda usia 22-25 tahun dari Korsel dan Taiwan, mereka memproduksi buah. Anak-anak muda itu dari luar negeri, mau bercocok tanam di dataran tinggi di Malang. Dan kita cek di (Bandara) Juanda, mereka telah mengekspor, sangat tinggi sekali nilainya," cerita Khofifah.
Menurut Khofifah lagi, itu adalah cerita yang sangat bagus. Oleh karena itu, dirinya pun berharap agar dengan berjalannya program produktivitas sektor pangan nanti, orang yang mau ke luar negeri dapat berkurang. Apalagi menurutnya, rapat kabinet baru-baru ini menetapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) jumlahnya meningkat.
"Kemarin dalam rapat kabinet sudah dipastikan bahwa APBN-P 2015 meningkat. Jadi, anggaran sektor pangan juga pasti meningkat," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya
-
Antisipasi Kepadatan Angkutan Berat, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjung Priok
-
Blusukan Prabowo ke Bantaran Rel Senen Dinilai Lebih Spontan, Pengamat Bandingkan dengan Gaya Jokowi
-
Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek
-
Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini
-
Menlu Amerika Serikat Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan dengan Iran
-
Studi Ungkap Biaya Tersembunyi Emisi Karbon bagi Ekonomi Global
-
Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak
-
Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?
-
Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital