Suara.com - Prestasi dan rekor bisa membuat seorang atlet atau olahragawan seketika menjadi terkenal. Konsistensi dan nama besar pada bidangnya, bakal membuatnya lebih terkenal lagi. Namun sebaliknya, terkadang kejadian tragis bisa juga menjadikan seseorang makin banyak diperhatikan orang.
Sebagian di antara sosok-sosok yang dicatatkan di sini mungkin sudah bukan atlet atau olahragawan aktif lagi. Namun mereka minimal pernah menjadi nomor satu di bidangnya. Sementara sebagian lagi, jika bukan masih sangat muda, memecahkan sejumlah rekor, bisa juga ternama berkat kelebihan fisiknya.
Berikut lima nama sosok olahragawan --atau atlet yang sudah pensiun-- yang tergolong menyedot perhatian penggemar olahraga khususnya pada tahun ini, sebagaimana catatan Suara.com:
-Lucy Li
Meski memiliki nama oriental dan memang berdarah Asia, Lucy Li adalah asli kelahiran Stanford, California, dan merupakan warga negara Amerika Serikat (AS). Namun yang membuatnya fenomenal adalah pencapaiannya sebagai pegolf termuda, terutama dalam konteks lolos dan tampil di ajang bergengsi, US Women's Open. Tepatnya, remaja kelahiran 1 Oktober 2002 ini dipastikan lolos pada 19 Mei lalu, sebelum kemudian tampil pada usia 11 tahun 8 bulan 19 hari di turnamen US Women's Open 2014. Berkat pencapaiannya itu, tahun ini Li pun masuk nominasi Teen Choice Awards --meski kalah dari Serena Williams.
[Baca: Atlet di Teen Choice Awards]
-Michael Schumacher
Sosok ini sudah bisa dikatakan sebagai salah satu legendanya balap Formula 1 (F1). Tergolong belum begitu lama pensiun, nama Michael Schumacher kian jadi pusat pemberitaan sejak akhir 2013 lalu, yang sayangnya terkait sebuah kecelakaan ski tragis di Pegunungan Alpen. Kecelakaan ini berdampak parah pada eks-pebalap berusia 45 tahun tersebut, hingga selama beberapa bulan lamanya juara dunia tujuh kali itu harus berada dalam keadaan koma.
Kondisi ini pula yang mendorong besarnya tingkat pencarian kabar soal Schumacher. Terakhir, Schumacher yang sejak 9 September 2014 dilaporkan sudah pulang dari rumah sakit untuk dirawat di rumah, pada bulan November dilaporkan masih lumpuh dan harus berkursi roda. Dalam satu kesempatan, salah seorang dokter menyebut bahwa Schumacher bisa pulih dalam tiga tahun.
[Baca: Kemungkinan Pulih Schumacher]
-Sabina Altynbekova
Ini juga merupakan salah satu sosok atlet berusia remaja. Tapi berbeda dengan yang lain, pebola voli yang satu ini lebih menjadi pusat perhatian karena kecantikannya, dan bukan prestasinya. Ya, nama itu adalah Sabina Altynbekova, pebola voli Kazakhstan kelahiran 5 November 1996.
Maraknya pemberitaan soal Altynbekova terutama muncul di sekitar ajang Kejuaraan Bola Voli U19 Putri Asia di Taiwan, bulan Juli lalu. Situs 9Gag menjadi salah satu yang mulai mempopulerkan sosoknya. Sejak itu, selain terutama media-media Indonesia, atlet bertinggi badan 182 cm dan berat 59 kg itu pun jadi salah satu "headline olahraga" CBS Los Angles, IB Times, hingga Daily Mail.
[Baca: Sabina Cinta Indonesia]
-Amelie Mauresmo
Sosok yang satu ini juga sebenarnya tidak lagi tergolong atlet aktif. Pernah menjadi nomor satu dunia (September 2004 lalu) dan menjuarai Australia Terbuka dan Wimbledon pada 2006, Amelie Mauresmo sebenarnya sudah menyatakan pensiun sejak 2009. Yang membuatnya menjadi salah satu pusat perhatian pada tahun ini adalah karier kepelatihannya, ketika pada Juni 2014 lalu diumumkan sebagai pelatih Andy Murray. Lebih jauh, meski belum bisa disebut berhasil, Murray pada November lalu bahkan sudah memutuskan memperpanjang kontrak Mauresmo yang juga masih menjabat kapten tim Prancis di Piala Fed itu.
[Baca: Murray Terus Bersama Mauresmo]
-Marc Marquez
Untuk sosok pebalap fenomenal MotoGP ini, mungkin sudah tak perlu perkenalan lebih jauh lagi. Selain memang sudah banyak diberitakan di mana-mana, Marc Marquez dalam rangkaian tulisan "Kilas Balik Olahraga 2014" ini juga sudah tercatat sebagai salah satu pemegang rekor dan pencapaian penting. Menjadi Juara Dunia MotoGP untuk kedua kalinya di tahun kedua debutnya, Marquez yang memang luar biasa, bahkan sudah lama diakui skill, plus keberanian dan kecerdasannya oleh sang mentor.
[Baca: Marquez di Mata Mentornya]
Tag
Berita Terkait
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Rp1,7 Miliar Donasi Terkumpul dari Generali Lion Heart Run 2026
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez
-
Aragon Menanti Marc Marquez: Mampukah Sang Raja Kembali Berjaya?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Harga BBM Non-Subsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Per 1 September 2026 Naik!
-
BUMDes Tumbuh, Omzet Melejit dari Rp4,6 Miliar Jadi Rp27,6 Miliar
-
3 HP Redmi dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, QRIS dan Top Up Praktis Tinggal Tap
-
Danantara: Tugas Insan BUMN Tak Cuma Bikin Perusahaan Sehat
-
6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup
-
Diborgol dan Dirantai, Gadis Sumenep Jadi Korban Kebiadaban Ayah Kandung Selama 5 Tahun
-
6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup
-
Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp75,57 Triliun, Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5 Persen
-
6 Rekomendasi Two Way Cake Lokal Terbaik High Coverage, Mulai Rp30 Ribuan
-
Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai