Suara.com - Olahraga prestasi selalu menyangkut pencapaian, bahkan juga rekor. Lompatan tertinggi, waktu tercepat, gol terbanyak, penampilan perdana atau menjadi yang termuda, kerap jadi sasaran tambahan bagi seorang atlet selain sekadar kemenangan.
Sepanjang tahun 2014 ini, dengan begitu banyaknya kompetisi olahraga yang berlangsung dari bulan ke bulan di berbagai belahan dunia, tentu ada banyak pula rekor yang terpecahkan dan patut dicatat. Berikut lima di antara rekor-rekor dan pencapaian penting tersebut, yang dicatat dan dipilih Suara.com:
-Rekor Marc Marquez
Saat ini, siapa lagi yang tak kenal pebalap motor yang tampak hampir selalu tersenyum ini. Bahkan sejak 2013 pun, Marc Marcquez sudah dikenal dunia sebagai Juara Dunia MotoGP sekaligus sosok yang memecahkan sederet rekor. Melanjutkan kiprahnya di 2014, berbagai rekor lainnya pun ternyata mampu dicatatkan pebalap kelahiran 17 Februari 1993 ini.
Selain sukses menjadi Juara Dunia MotoGP untuk kedua kalinya (sekaligus secara beruntun), Marquez mencatatkan diri pula sebagai pebalap termuda yang mampu melakukan itu di MotoGP. Rekor lainnya adalah menjadi pebalap Spanyol pertama yang jadi juara dunia dua tahun berturut-turut, meraih kemenangan beruntun (10 seri) terbanyak, hingga menjadi juara balapan terbanyak (13 seri) dalam satu musim yang mengalahkan rekor Mick Doohan.
[Baca: Rekor Marquez Menutup Musim 2014]
-Pencapaian Kei Nishikori
Sebenarnya mulai tahun 2008 lalu, nama Kei Nishikori, petenis Jepang kelahiran 29 Desember 1989, ini sudah mulai dikenal dunia. Namun baru pada tahun ini, namanya jauh melejit, seiring dengan sejumlah pencapaian yang berhasil dia dapatkan. Salah satu yang terpenting adalah saat dia mampu menjadi finalis grand slam AS Terbuka, yang menjadikannya pertama di Asia. Dia bahkan melakukan itu dengan menaklukkan petenis nomor satu, Novak Djokovic, di semifinal. Nishikori lantas juga tercatat sebagai petenis putra pertama Asia yang masuk ATP World Tour Finals (berhasil masuk semifinal), sebelum akhirnya menutup tahun dengan posisi ke-5 dunia. Sebuah pencapaian yang lebih dari lumayan, yang tentu membuatnya kini kian terkenal.
[Baca: Nishikori Kian Bernilai Jual]
-Pencapaian Max Verstappen
Max Emilian Verstappen, demikian nama lengkap remaja Belgia kelahiran 30 September 1997 ini. Dia saat ini adalah pebalap termuda Formula 1 (F1) yang bakal segera terjun di balapan resmi bersama tim Scuderi Toro Rosso pada awal 2015. Semua itu dipastikan ketika Agustus 2014 lalu, Verstappen resmi masuk tim junior Red Bull, yang segera disusul dengan pengumuman enam hari kemudian bahwa dirinya akan jadi pebalap Toro Rosso mulai musim 2015. Verstappen bahkan mungkin akan lama tercatat sebagai yang termuda, karena setelah tahun depan, FIA berencana menerapkan batasan umur terendah 18 tahun bagi pebalap F1.
[Baca: Batas Usia Pebalap F1]
-Pencapaian Manny Pacquiao
Seperti ditulis salah sebuah media, Manny Pacquiao adalah satu dari dua petinju (selain lawan beratnya Floyd Mayweather Jr) yang namanya paling banyak dicari dan dikenal dunia saat ini, yang bahkan mengalahkan beberapa atlet cabang lain. Hebatnya, meskipun relatif tidak muda lagi, Pacquiao yang kelahiran 17 Desember 1978 saat ini masih tercatat sebagai satu-satunya juara dunia pada delapan divisi, dengan total 10 gelar juara dunia. Rekor laganya saat ini adalah 64 pertandingan dengan 57 kemenangan (38 KO), 5 kekalahan dan 2 seri.
Pacquiao yang juga aktif sebagai politisi, selain juga masih berakting dan jadi penyanyi, bahkan baru saja mempertahankan gelar juara dunia kelas welternya di WBO, lewat kemenangan telak atas Chris Algieri, pada 23 November lalu. Sesuatu yang uniknya, mampu dia raih hanya sebulan setelah menjalani debut sebagai pemain basket profesional, tampil membela klub yang juga dilatihnya di Liga Basket Filipina, dalam pertandingan resmi 19 Oktober lalu.
[Baca: Main Basket Jelang Bertinju]
-Rekor Jens Voigt
Rekor yang satu ini mungkin tidak begitu diketahui oleh khalayak dunia secara umum, selain barangkali bagi pecinta khusus olahraga bersepeda. Namun "rekor satu jam" ini sebenarnya adalah salah satu rekor penting dalam olahraga bersepeda, yang menariknya mampu dicatatkan oleh seorang pesepeda "gaek" asal Jerman pada 18 September lalu. Tepatnya, hal itu dilakukan oleh Jens Voigt yang kelahiran 17 September 1971 (43 tahun), dengan jarak tempuh 51,115 km dalam waktu 60 menit. Ini memecahkan rekor sebelumnya (49,7 km) yang sudah bertahan sejak 2005, kendati akhirnya pada 30 Oktober berhasil dipecahkan lagi oleh Matthias Brandle dengan jarak 51,182 km. Yang menarik, rekor (sementara) yang sempat dicatatkan Voigt itu sekaligus menjadi penutup manis kariernya lantaran setelah itu dia resmi pensiun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden