Suara.com - Salah seorang dokter asal Prancis yang sudah melakukan penanganan medis terhadap pebalap F1 Michael Schumacher dalam enam bulan terakhir, menyatakan bahwa mantan juara dunia itu kini sudah tidak lagi berada dalam kondisi koma.
Seperti diketahui, Schumacher mengalami kecelakaan fatal saat bermain ski di Pegunungan Alpen, Desember 2013 lalu. Kecelakaan yang menyebabkan luka parah di kepalanya karena terbentur batu, itu membuatnya berada dalam keadaan kritis, lantas harus koma selama berbulan-bulan sembari menjalani perawatan.
Harapan akan pulihnya Schumacher sempat menipis, meski kemudian kabar baik kembali muncul. Yang terakhir, sebagaimana diberitakan Associated Press (AP) pada Kamis (23/10/2014), Jean-Francois Payen, dokter RS Grenoble yang selama ini merawat sang pebalap, kondisi Schumacher terus membaik.
Mengaku telah mengecek kondisi pebalap itu di rumah keluarganya di Swiss, Payen memastikan bahwa Schumacher sudah tidak lagi dalam keadaan koma. Lebih jauh, dia memperkirakan bahwa sang pebalap berkemungkinan akan bisa pulih dalam waktu tiga tahun.
"Kehidupan setelah mengalami sebuah cedera kepala ditentukan oleh tahapan-tahapan," ungkap Payen kepada radio RTL, sebagaimana dikutip AP, Kamis (23/10).
Payen pun menyebut bahwa masa kepulihan Schumacher bisa berlangsung antara satu hingga tiga tahun. "Kita berharap demikian. Tapi kita harus memberinya waktu," tambahnya. [AP]
Berita Terkait
-
Game Lawas tapi Laris, Penjualan Forza Horizon 5 Tembus 5 Juta Kopi di PS5
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
Persembahkan 3 Medali SEA Games, Ayustina Delia Priatna Kini Bidik Asian Games 2026
-
Emas Ayustina Delia di SEA Games Thailand 2025, Titik Balik Menuju Asian Games dan Olimpiade
-
BNI Dukung Sean Gelael Awali Musim Balap 2026 Lewat Asian Le Mans Series
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik