Suara.com - Menjelang Tahun Baru 2015 status Gunung Tangkuban Parahu di Kabupaten Bandung Barat naik dari aktif normal menjadi waspada atau level II.
Berdasarkan situs resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, peningkatan status Gunung Tangkuban Parahu menjadi waspada pada Rabu (31/12) pukul 15.00 WIB.
Petugas Crisis Center PVMBG Badan Geologi, Deddy ketika dihubungi membenarkan kenaikan status Gunung Api Tangkuban Parahu itu.
"Ya ada kenaikan status Gunung Tangkuban Parahu sejak pukul 15.00 WIB, PVMBG merekomendasikan untuk tidak ada aktifitas pada radius 1,5 kilometer dari kawah aktif," katanya.
Situs resmi PVMBG menyebutkan aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu menunjukkan perubahan baik secara kegempaan, deformasi maupun visual. Perubahan cukup signifikan terutama berdasarkan hasil pengamatan kegempaan.
Sehubungan dengan peningkatan tingkat aktivitas tersebut, maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi meningkatkan pemantauan secara intensif guna melakukan evaluasi tingkat aktivitas gunung itu dan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Terakhir gunung api itu naik ke level II pada 5 Oktober 2013, dan kembali ke aktif normal pada 27 Oktober 2013. Saat itu aktivitas pariwisata di kawasan itu ditutup sementara hingga kondisi kembali ke level aktif normal (level I).
Sehubungan dengan tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu, PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar gunung, pengunjung, wisatawan, pendaki agar tidak mendekati kawah yang ada di puncak dalam radius 1,5 km dari kawah aktif.
Masyarakat diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang letusan gunung itu serta tetap memperhatikan perkembangan yang dikeluarkan dan selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat.
Gunung Tangkuban Parahu merupakan gunungapi aktif strato yang memiliki sembilan kawah. Dua kawah utama di puncak adalah Kawah Ratu dan Kawah Upas berdiameter masing-masing sekitar 1.000 m dengan kedalaman kawah sekitar 400 m.
Secara administratif terletak di dua kabupaten yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya