Suara.com - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Indonesia mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya yang berada di Kota Surabaya, Jawa Timur. Lansiran Reuters, peringatan keamanan tersebut disampaikan pada hari Sabtu (3/1/2014).
"Kedutaan Besar AS menyadari adanya potensi ancaman terhadap hotel-hotel dan bank-bank yang memiliki hubungan dengan AS di Surabaya, Indonesia," sebut Kedutaan Besar AS dalam pernyataan yang diterbitkan melalui websitenya.
"Kedutaan Besar AS merekomendasikan peningkatan kesiagaan dan kewaspadaan tiap-tiap warga terhadap keadaan sekitar saat mengunjungi fasilitas-fasilitas tersebut," lanjut pernyataan tersebut.
Sayang, tidak ada penjelesan lebih lanjut terkait pernyataan tersebut, juga mengenai potensi ancaman keamanan yang dimaksud dalam peringatan itu.
Tak hanya itu. Kedubes AS juga mengimbau warganya untuk mendaftarkan nomer telepon mereka dengan pihak tertentu. Tujuannya, sebagaimana disebutkan dalam peringatan tersebut, agar mereka bisa memperoleh pesan pendek (SMS) darurat dari Kedutaan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pernyataan dari Kedubes AS untuk Indonesia tersebut. (Reuters/usembassygov)
Berita Terkait
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Aksi di Depan Kedubes AS Gaungkan Dukungan untuk Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedubes AS
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim