Suara.com - Sedikitnya 15 orang tewas dalam serangan yang diduga dilancarkan militan Boko Haram terhadap sebuah bus di Kamerun bagian utara, Afrika. Hal tersebut disampaikan oleh pejabat keamanan senior Kamerun.
"Elemen Boko Haram pada hari Kamis menyerang sebuah bus yang membawa banyak penumpang dari Kousseri menuju Maroua dan membunuh 15 orang di tempat," kata pejabat senior unit reaksi cepat militer yang bertugas di kawasan tersebut.
Si pejabat, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan bahwa sebanyak 10 orang lainnya dikabarkan terluka parah dan dilarikan ke rumah sakit Maroua. Dikhawatirkan, jumlah korban tewas akan bertambah.
Otoritas Kamerun belum berhasil dihubungi untuk memberikan informasi terkait insiden yang terjadi pada Kamis (1/1/2015) malam itu. Seorang pengusaha yang tinggal di kawasan tersebut mengatakan bahwa orang-orang yang sampai di kota Maroua membenarkan tentang adanya peristiwa berdarah tersebut.
Foncha Ngeh, si pengusaha yang tinggal di Maroua, mengatakan mendapat informasi dari mereka soal adanya 15 orang yang tewas dalam insiden tersebut. Ngeh juga mengatakan, selain serangan tersebut, ada pula sejumlah serangan lain, baik yang dilakukan militan maupun perampok. Para perampok ini, menurutnya, menyasar warga yang bepergian dengan membawa banyak uang. (Reuters)
Berita Terkait
-
Tembakan di Times Square Saat Piala Dunia 2026, Kepanikan Pecah di Jantung New York
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan
-
Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM
-
Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun
-
Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat
-
Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye
-
Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan