Suara.com - Almarhum Wismoyo Ari Prambudi, pramugara yang menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501, dinilai sebagai sosok yang periang dan bekerja keras selama bergabung dengan AirAsia.
"Kami sangat kehilangan almarhum Wismoyo Ari Prambudi yang telah meninggal mendahului kita, akibat musibah kecelakaan AirAsia yang hilang kontak pada Minggu pagi (28/12) itu," kata H Datuk Kamarudin selaku perwakilan Perusahaan Penerbangan AirAsia asal Malaysia, sela takziah di rumah duka Jetak Klaten, Senin (5/1/2015).
Menurut Datuk Kamarudin, pihaknya mewakili segenap keluarga besar perusahaan penerbangan AirAsia merasa kehilangan almarhum dan turut berduka atas meninggalnya Wismoyo Ari Prambudi saat menjalankan tugas.
"Almarhum merupakan anak yang baik, periang dan bekerja keras. Ada lima karyawannya yang menjadi korban termasuk Wismoyo Ari Prambudi," ucap Datuk Kamarudin.
Menurut dia, almarhum dinilai penyayang terhadap keluarga dan teman yang baik bagi teman-temannya, sehingga keluarga besar AirAsia merasa kehilangan anak yang baik itu.
Kapten Pilot AirAsia Dwi harso Syah dalam kesempatan takziah mengatakan, dirinya sering satu pesawat menjalankan tugas rute penerbangan Surabaya-Singapura dan sebaliknya bersama almarhum Wismoyo.
"Almarhum semasa hidupnya anak yang periang dan lucu. Dia sering bercanda dan baik sama teman-teman satu perusahaan," ujar Dwi Harso Syah yang mengaku bergabung dengan AirAsia sudah enam tahun ini.
Menurut dia, teman-temannya satu perusahaan merasa kehilangan atas meninggalnya Wismoyo yang sering dipanggil Yoyok tersebut dalam musibah jatuhnya AirAsia.
Jenazah Wismoyo Ari Prambudi (24), pramugara yang menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat terbang AirAsia QZ8501 telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Ngasemrejo, Jetak Lor, Bareng Lor, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (5/1/2015).
Jenazah Wismoyo Ari Prambudi merupakan putra bungsu dari pasangan suami istri H Suharno dan Sumingsri diberangkatkan dari rumah duka di Jetak Lor, Bareng Lor, Klaten Utara, Kabupaten Klaten, sekitar pukul 10.30 WIB. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Mensesneg Ungkap Rencana Pembangunan 10 Universitas Republik Indonesia, Lahan Sedang Dicek
-
Jawab Ketidakpastian, Dasco dan DPR Perkuat Serap Aspirasi Jelang Finalisasi Perpres Ojol
-
Tabrakan Beruntun Truk CPO, Jalan Lintas Duri Licin Kena Tumpahan Minyak Sawit
-
Mobil Listrik Mewah yang Berkeliaran di Jakarta Bakal Kena Pajak 75 Persen
-
Siapa Aripat? Ini Profil dan Pekerjaan Suami Baru Nathalie Holscher
-
Raih 139 Juta Views, Swapped Resmi Masuk Top 10 Film Terpopuler di Netflix
-
7 Tanda Serum Tidak Cocok di Kulit Wajah, Hentikan sebelum Makin Merusak Skin Barrier
-
Bukan dari Riset, Menkop Sebut Kopdes Dibentuk karena Prabowo Dapat Wangsit
-
Gugatan Alicia Djohar Kandas, Ki Kusumo Tetap sebagai Ketum PARFI
-
2 dari 6 Terduga Pembunuh Valenth Alexie Tamboto di Armenia Dipulangkan ke Indonesia