Suara.com - Aparat Polsek Mampang mengamankan sebanyak 10.276 butir peluru tajam yang diduga masih aktif, dari sebuah rumah tanpa penghuni di kawasan Jakarta Selatan.
"Kami periksa beberapa saksi untuk menelusuri kepemilikan peluru tajam itu," ungkap Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Mampang, Ajun Komisaris Polisi Masyuri, di Jakarta, Selasa (6/1/2015).
Menurut Masyuri, anggota Polsek Mampang mendapatkan info dari masyarakat tentang adanya temuan sejumlah peluru di salah satu rumah di Jalan Bangka VI Nomor 8A RT 08/11, Kelurahan Pela, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan tersebut. Informasi itu diperoleh pada Selasa siang.
Dikatakan, orang yang pertama kali menemukan peluru tanpa pemilik itu adalah Ketua RT 08, Tahruri, saat dia hendak membongkar bangunan rumah tersebut. Selanjutnya, berdasarkan info tersebut, petugas pun menuju lokasi (TKP) dan mengamankan ribuan peluru itu.
Berdasarkan keterangan saksi pula, rumah itu diketahui sempat dihuni keluarga Faizal Arif Lubis. Namun kemudian rumah itu telah dibeli orang lain dan hendak dibongkar.
Hasil pemeriksaan sementara, peluru-peluru itu antara lain terdiri dari merk Blackstar, Remington, Liller Bellot, Federal, Long Rifle, serta Dynamite Novel, yang merupakan produksi Cekoslovakia, Jerman dan Amerika Serikat. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan