Suara.com - Ingin tahu jumlah bahan bakar yang sudah dipakai untuk operasional armada Badan SAR Nasional dalam melakukan pencarian dan evakuasi korban pesawat AirAsia QZ8501 sejak Minggu (28/12/2014)?
Sampai hari ini atau hari ketujuh belas, Selasa (13/1/2015), solar yang sudah terpakai sebanyak 2.223.000 liter. Kemudian aftur sebanyak 179.118 liter, dan premium sebanya tiga ribu liter.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo di tengah rapat dengar pendapat dengan anggota Komisi V DPR, Selasa (13/1/2015).
Jumlah pengeluaran bahan bakar tersebut bersifat sementara, artinya masih bisa bertambah lagi, mengingat operasi pencarian masih berjalan.
"Nanti hitung-hitungannya akan kita sampaikan semua nya. Sisanya kita kembalikan kepada yang punya," katanya.
Usai rapat dengar pendapat, Soelistyo belum mau merinci penggunaan bahan bakar untuk armadanya serta biayanya, soalnya sekarang masih konsentrasi untuk mencari korban dan badan pesawat.
"Saya belum angka anggarannya. Kalau sudah saya sampaikan. Ketemu DPR saja tidak saya sampaikan anggarannya tadi. Saya nggak tahu angkanya (dalam rupiah)," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Minggu (28/12/2014) pagi, pesawat AirAsia mengalami lost contact. Pesawat jenis Airbus A320 dengan rute Surabaya-Singapura mengalami lost contact pada pukul 06.17 WIB di sekitar Pulau Belitung pada titik koordinat 03°22’15”S - 109°41’28.”
Pesawat bertolak dari Surabaya sekitar pukul 05.35 WIB dan seharusnya tiba di Bandara Changi Singapura pukul 08.30 waktu setempat.
Pesawat itu ternyata jatuh di Selat Karimata. Jumlah orang yang berada di dalam pesawat tersebut sebanyak 162 orang yang terdiri dari 138 dewasa, 16 anak-anak, satu bayi, dan tujuh awak pesawat.
Dari jumlah tersebut, baru sebagian kecil jenazah yang berhasil ditemukan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali