Suara.com - Dalam sidang fit and proper test di Komisi III DPR, anggota Fraksi PKS DPR Abubakar Al Habsy menanyakan sikap calon tunggal Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan setelah dirinya ditetapan sebagai tersangka.
"Tadi anda sudah jelaskan tentang jawaban atas tuduhan adanya transaksi mencurigakan di rekening saudara. Tapi anda juga dituduh menerima gratifikasi, apakah ada pembelaan?" kata Abubakar.
Tapi, pada kesempatan ini Budi Gunawan tidak langsung menjawab karena waktunya masih diberikan kepada fraksi-fraksi untuk bertanya.
Setelah pertanyaan pertama, Abubakar melanjutkan lagi pertanyaan kedua.
"Apakah terbersit dalam diri anda untuk mundur dari pencalonan ini (setelah ditetapkan jadi tersangka)?" kata Abubakar.
Abubakar mengatakan Komisi III sangat terkejut dengan penetapan Budi Gunawan menjadi tersangka.
"Kita semua kaget, kalau kata Karni Ilyas, ada seorang calon Kapolri yang sudah hari H-nya jadi tersangka. Tapi alhamdulillah, kami di DPR tetap on the track, tetap dijalani prosesnya (pemilihan Kapolri)," katanya.
Seperti diketahui, KPK menetapkan Budi Gunawan menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi pada Selasa (13/1/2015). KPK mengatakan telah memiliki dua alat bukti, di antaranya berkas transaksi mencurigakan di rekening Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan