Suara.com - Dalam sidang fit and proper test di Komisi III DPR, anggota Fraksi PKS DPR Abubakar Al Habsy menanyakan sikap calon tunggal Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan setelah dirinya ditetapan sebagai tersangka.
"Tadi anda sudah jelaskan tentang jawaban atas tuduhan adanya transaksi mencurigakan di rekening saudara. Tapi anda juga dituduh menerima gratifikasi, apakah ada pembelaan?" kata Abubakar.
Tapi, pada kesempatan ini Budi Gunawan tidak langsung menjawab karena waktunya masih diberikan kepada fraksi-fraksi untuk bertanya.
Setelah pertanyaan pertama, Abubakar melanjutkan lagi pertanyaan kedua.
"Apakah terbersit dalam diri anda untuk mundur dari pencalonan ini (setelah ditetapkan jadi tersangka)?" kata Abubakar.
Abubakar mengatakan Komisi III sangat terkejut dengan penetapan Budi Gunawan menjadi tersangka.
"Kita semua kaget, kalau kata Karni Ilyas, ada seorang calon Kapolri yang sudah hari H-nya jadi tersangka. Tapi alhamdulillah, kami di DPR tetap on the track, tetap dijalani prosesnya (pemilihan Kapolri)," katanya.
Seperti diketahui, KPK menetapkan Budi Gunawan menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi pada Selasa (13/1/2015). KPK mengatakan telah memiliki dua alat bukti, di antaranya berkas transaksi mencurigakan di rekening Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli