Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) membebaskan 350 anggota komunitas Yazidi pada Sabtu (17/1/2015) dan mengizinkan mereka pergi ke Kirkuk, wilayah Kurdi di utara Irak.
Hampir semua yang dilepaskan ISIS itu sudah berusia tua, cacat, dan dalam kondisi sakit. Beberapa di antaranya adalah bayi yang sudah dalam kondisi sakit, demikian laporan Reuters.
ISIS menyerang wilayah komunitas Yazidi di timur laut Irak pada pertengahan tahun lalu. Di sana mereka membunuh, menculik, dan memperbudak ribuan warga Yazidi.
Sebelumnya beberapa sebagian warga Yazidi yang lolos dari kepungan ISIS sudah berlindung di Kirkuk, wilayah otonomi Kurdistan, bersama sejumlah etnis minoritas yang kabur dari serangan ISIS.
Salah satu warga Yazidi yang lolos, yang sudah berusia 70an tahun, mengatakan ISIS memerintahkan pada mereka naik bus pada Sabtu. Ia sempat ketakutan akan dibunuh, tetapi mereka kemudian diantar ke area Shirqat yang juga dikuasi ISIS. Dari sana mereka kemudian diantar ke Hawija, sebelah Barat Daya Kirkuk.
Pada bulan lalu pejuang Peshmerga, Kurdi berhasil mengusir ISIS dari wilayah timur laut Irak, mengakhiri pengepungan pegunungan Sinjar, tempat ribuan warga Yazidi menetap. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan