Suara.com - Pelaksana tugas Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti meminta agar posisinya tidak diperdebatkan terus.
Seperti diketahui, Badrodi ditunjuk menjadi pelaksana tugas Polri 1 setelah Jenderal Sutarman diberhentikan Presiden Joko Widodo dan pelantikan Kapolri terpilih Komisaris Jenderal Budi Gunawan ditunda gara-gara terjerat dugaan kasus tindak pindana korupsi.
"Plt atau bukan plt, panggil saja Wakapolri, karena bicara Wakapolri, kalau Kapolri tidak ada ya yang melaksanakan tugas Kapolri ya Wakapolri," kata Badrodin dalam pidato di acara diskusi Outlook Penegakan Hukum 2014 dan Upaya Perbaikan Kinerja di 2015, di DPR, Jakarta, Kamis (22/1/2014).
Badrodin juga menegaskan tidak ada perpecahan di tubuh institusi Polri, menyusul penetapan Budi Gunawan menjadi tersangka oleh KPK.
"Saya sampaikan semua pejabat jajaran polri hadir dan beberapa Kapolda pun hadir, ini menunjukkan tidak adanya perpecahan di tubuh polri, Kabaharkam hadir, Irwasum hadir dan pejabat lainnya hadir," kata Badrodin.
Terkait langkah Polri melakukan praperadilan terhadap KPK, kata Badrodin, hal itu bisa ditempuh apabila ada pihak yang merasa dirugikan atas tindakan hukum.
"Kalau tanpa penyelidikan ya protes. Seperti praperadilan kemarin, tak tahu kapan penyelidikan lalu jadi tersangka," kata Badrodin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia