Suara.com - Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, proses klaim asuransi bagi korban penumpang AirAsia QZ8501 sudah tidak ada masalah. Satu-satunya persoalan yang ada, adalah siapa yang berhak menerima klaim asuransi, terutama bagi para penumpang yang seluruh anggota keluarganya menjadi korban.
Mengenai hal itu, Risma sudah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta dengan pihak keluarga besar korban.
"Untuk hal ini, kami masih koordinasi dengan OJK dan keluarga besar korban guna menemukan formula yang pas, apakah yang menerima atau sebagai hak waris orang tua atau adik/ kakak" ujar Risma, Kamis (22/1/2015).
Perkembangan terbaru, jelas Risma, saat ini pihak OJK sudah berbicara dan berkoordinasi dengan pihak perbankan.
Dalam koordinasi itu, dibahas soal standart operasional prosedur (SOP), agar seluruh proses pencairan klaim asuransi berjalan dengan baik.
Hal lain yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan pihak pengadilan soal putusan ahli waris klaim asuransi korban AirAsia.
Apalagi saat ini, masih ada anak yang seluruh anggota keluarganya menjadi korban yang membutuhkan perwalian.
Pesawat AirAsia QZ8501 jatuh di perairan Selat Karimata, Kalimantan, pada 28 Desember 2014. Pesawat itu mengangkut 162 penumpang termasuk awak pesawat nahas itu. (Yovie Wicaksono)
Tag
Berita Terkait
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M
-
Ini Sumber Kekayaan Ryan Harris, Pantas Sanggup Undang Brian Eks Westlife dan Artis Mancanegara ke Nikahannya
-
Anak CEO Air Asia Pamer Jam Tangan Mewah Rp6 Miliar, Sebelum Gelar Pernikahan Fantastis Rp75 Miliar
-
Profil Gwen Asley: Anak Pengusaha yang Nikahi Anak CEO Air Asia dengan Biaya Rp 75 miliar
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!