Suara.com - Hasil survei yang dilakukan Populi Center mengungkapkan kalau masyarakat masih puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepanjang 100 hari masa pemerintahannya.
Survei yang melibatkan 1.200 orang itu dilakukan pada periode 16 hingga 22 Januari 2015.
"Beberapa temuan penting yang dihasilkan dari survei ini adalah tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi, dimana 70,1% responden mengaku puas," kata Peneliti Utama Populi Center Nico Harianto di Jakarta, Sabtu (31/1/2015).
Survei ini sengaja dilakukan di 34 provinsi saat tensi politik-hukum sangat tinggi berkaitan dengan isu calon Kapolri dan penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.
Kasus itu, masih menurut survei tidak mampu menurunkan kepercayaan publik terhadap Jokowi.
Niko menilai kepercayaan yang stabil tersebut dapat memacu Jokowi untuk lebih percaya diri dalam mengambil keputusan yang lebih memihak rakyat.
"Survei ini mengartikan kalau persoalan politik-hukum belum menggerus dukungan publik terhadap kepemimpinan Jokowi. Ini modal politik paling berharga karena publik punya harapan tinggi untuk pemerintahan Jokowi," tambahnya.
Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin error sekitar 2,98% dan tingkat kepercayaan 9 %.
Dari survei juga terlihat, bahwa 3,3 % mayoritas responden menyatakan pemerintahan sudah membawa sedikit perubahan jika dibandingkan pemerintahan sebelumnya dan 27,8 % responden menyatakan ada perubahan, sementara 3% merasakan ada banyak perubahan perbaikan.
Hanya sekitar 5% responden yang menyebut tiga bulan pemerintahan Jokowi ada kemunduran.
"Sepertiga masyarakat sudah menilai tiga bulan pemerntahan Jokowi sudah memberikan perubahan, hanya ada lima persen saja yang menilai mengalami kemunduran dari pemerintahan sebelumnya," terang Niko.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri
-
Temui DPR, 18 Konfederasi Buruh Serahkan Bundelan Draf RUU Ketenagakerjaan Hasil Konsolidasi
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis
-
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp 1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
BRI Cetak Wirausaha Baru, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Bisnis