Suara.com - Pengusaha menilai kebijakan yang telah dilakukan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla selama 100 hari menjadi Presiden dan Wakil Presiden sudah memuaskan. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Ade Sudrajat mengatakan, kebijakan melakukan pengetatan dalam segala pengeluaran yang tidak perlu mutlak dilakukan.
Selain itu, pemerintahan Jokowi-JK sudah mulai melakukan pembenahan infrastruktur. Namun, kata dia, Jokowi harus mulai melepas bajunya sebagai petugas partai dan mulai berlaku sebagai seorang Presiden dan juga negarawan.
“Jokowi tidak bisa lagi menggantungkan diri kepada PDI Perjuangan. Karena, dia adalah Presiden rakyat dan bukan Presiden bagi PDI Perjuangan. Karena itu, Jokowi harus bisa menyelesaikan permasalahan politik secara cantik dan sesuai dengan keinginan rakyat. Suka tidak suka, masalah politik akan berpengaruh ke sektor ekonomi,” kata Ade kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (30/1/2015).
Ade menambahkan, pemerintahan Jokowi harus menyiapkan empat infrastruktur agar Indonesia bisa berlari kencang. Empat infrastruktur tersebut adalah infrastruktur fisik, sumber daya manusia, institusional dan global.
Menurut dia, empat infrastruktur tersebut bisa membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju apabila berhasil dijalankan secara bersamaan. Ade juga memberi nilai 7 kepada kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan Jokowi-JK di bidang ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen