Suara.com - Pewaris tahta kerajaan Inggris Pangeran Charles mengeluarkan pidato politik terkait tindak kekerasan yang beberapa waktu belakangan marak dilakukan warga muslim di Inggris.
Dia meminta penduduk muslim Inggris menghormati nilai dan budaya negaranya. Pidato ini belakangan disebut sebut bermuatan provokasi.
"Mereka yang datang, lahir dan bersekolah di Inggris harus menghormati nilai dan budaya Inggris," katanya saat diwawancara BBC Radio 2 baru-baru ini.
Carles juga mengungkap kekhawatirannya terhadap aksi radikal sejumlah pemuda muslim Inggris akibat pesan jihad dari internet.
"Radikalisasi orang-orang (muslim) di Inggris adalah sebuah kekhawatiran besar. Terutama di negara kita yang sangat menghargai hak orang lain," ujarnya lagi.
Komentar ini digelontor jelang lawatannya ke sejumlah negara di Timur tengah selama 6 hari. Dalam kunjungannya, Charles dijadwalkan bertemu dengan beberapa pemimpin Arab, termasuk raja baru Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz.
Dalam pertemuan itu, Charles kabarnya akan melakukan negosiasi terkait hukuman 1000 kali cambukan dan 10 tahun penjara kepada blogger Raif Badawi yang dianggap menghina Islam lewat situsnya. Dia juga mengimbau Negara Islam untuk menghentikan hukuman kepada umat Kristiani di tanah Arab. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT