Suara.com - Kepala Kepolisian Sektor Lubuk Besar, Bangka Tengah, Bangka Belitung, Ipda Yandri C Akip terseret banjir hingga 30 meter setelah perahu karet yang ditumpanginya terbalik dihantam arus di Desa Terubus, Minggu (8/2/2015) sore.
"Peristiwa itu terjadi saat Kapolsek hendak menolong dua warga yang terjebak banjir dengan menggunakan perahu karet, namun tiba-tiba perahu terbalik," kata KBO Sat Sabhara, Iptu Rigan Hadi di Koba.
Ia menjelaskan, Kapolsek saat itu berada di atas perahu karet dan kemudian datang arus banjir cukup deras menerjang perahu karet itu.
"Kapolsek terseret sejauh 30 meter dan sempat tenggelam, kemudian muncul ke permukaan langsung berpegangan di pohon besar yang berada tidak jauh dari jembatan," ujarnya.
Ia mengatakan, beruntung saat itu Kapolsek Lubuk Besar menggunakan pelampung sehingga berhasil selamat dari hantaman arus banjir.
"Personel Basarnas dan Pol Air yang berada di lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan tali," ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam dengan menggunakan tali, sementara perahu karet yang ditumpangi hilang terseret arus.
Yandri C Akip mengakui dirinya sempat terseret arus sejauh puluhan meter di Desa Terubus.
"Saya bermaksud menyelamatkan warga yang terjebak banjir dengan menggunakan perahu karet, namun perahu terbalik karena tidak kuat menahan derasnya arus," ujarnya.
Ia mengatakan, saat itu sudah siap dengan peralatan pelampung dan tali untuk mengantisipasi kejadian darurat.
"Memang dari awal saya sudah menggunakan pelampung dan tali, saat saya terseret arus maka pelampung langsung berfungsi. Walaupun sempat tenggelam, namun kembali mengapung dan berpegangan dengan pohon di sekitar lokasi," cerita dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat