Suara.com - Perkampungan Majelis Az Zikra pimpinan Ustad Arifin Ilham diserang oleh kelompok tak dikenal. Penyerangan diduga karena Majelis Arifin itu menolak faham syiah.
Majelis Az Zikra terletak di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Malui akun Facebook Arifin, sekitar 30 orang yang menyerang majelisnya semalam. Mereka itu marah karena majelis Az Zikra menolak faham Syiah. Mereka minta spanduk penolakan atas faham Syiah diturunkan.
Seperti apakah Majelis Az-Zikra? Laman resmi majelis Az Zikra menuliskan Arifin Ilham pertama kali memperkenalkan majelis zikirnya tahun 1997 di Depok, Jawa Barat. Saat itu namanya Majelis Zikir Az-Zikra. Zikir yang ia bawakan ini begitu ringkas dan mudah diikuti setiap orang.
Setiap berzikir Arifin menerjemahkan bacaannya ke bahasa Indonesia agar dimengerti maksudnya. Sejak 7 Juni 2009, Majelis Zikir bulanan Az-Zikra secara resmi dipindahkan ke kawasan perumahan Bukit Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Majelis Zikir pindah karena Arifin ingin berdakwah secara komprehensif, terukur, dan terencana.
Sentra kegiatan dakwah ini juga diharapkan lebih efektif dengan rampungnya Masjid Az-Zikra, yang merupakan ikon bagi umat Islam di Bogor. Pusat dakwah ini terbuka untuk umum, lintas organisasi, dan mazhab. Management building memberikan kewenangan penuh untuk mengelola Masjid Az-Zikra demi kemajuan umat.
Az Zikra mempunyai misi membangun masyarakat muslim Indonesia yang memiliki pribadi berzikir yang membawa kedamaian dan keselamatan dunia akhirat.
"Pribadi Berzikir maksudnya pribadi yang indah, yang membuat dunia ini terasa surga, bumi menjadi mesjid, tempat berpijak hamparan sajadah, bicaranya dakwah, diamnya berzikir, penuh kasih sayang, telinganya terjaga, pikiriannya baik sangka, hatinya diam–diam berdo’a, kakinya jihad, kekuatannya silaturahim, kerinduaannya syariat Allah, haq tujuannya, sabar strateginya, kesibukannya asyik memperbaiki diri," begitu tulis visi misi dalam laman Az Zikra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!