OPPO R5 (Oppo)
PT Indonesia OPPO Electronics menegaskan bahwa telah mematuhi semua peraturan yang berlaku di Indonesia, salah satunya dengan mendapatkan surat izin sebagai legalitas peredaran OPPO di seluruh daerah di Indonesia.
Demikian juga di Kota Jayapura, Papua, yang sebelumnya diberitakan media massa ada masalah dengan perizinan, OPPO Indonesia menegaskan telah memiliki tiga surat izin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Jayapura sebagai legalitas OPPO di kota tersebut.
Dalam pernyataan resmi PT Indonesia OPPO Electronics yang diterima Suara.com, tiga surat izin tersebut, antara lain Tanda Daftar Perusahaan Perusahaan Terbatas, Surat Izin Tempat Usaha, dan Surat Izin Usaha Perdagangan Kecil yang dikeluarkan oleh Pemkot Jayapura per tanggal 15 Januari 2015.
OPPO Indonesia juga menyatakan telah berkoordinasi dengan Mabes Polri dan Polda Papua untuk mengklarifikasi isu ini dan polisi telah menyatakan kasus ini selesai dengan terbitnya surat izin dari Pemerintah Kota Jayapura dan OPPO dapat menjual produknya di Papua.
Sebelumnya, Polda Papua menyatakan telah menarik lima ribu unit telepon selular merk OPPO dari Kota Jayapura lantara disinyalir tidak ada izin edar untuk masuk ke kota itu.
Kapolda Papua Irjen Yotje Mende waktu itu mengatakan sudah memerintahkan aparat Reskrimsus untuk mengusut kasus tersebut.
Suara.com - "Saya sudah perintahkan Reskrimsus untuk mengusut masuknya barang ponsel tersebut sampai tuntas,” kata kapolda kepada wartawan, Rabu (4/2/2015) di Jayapura.
Polisi juga melakukan penyegelan dan telah melakukan penyidikan terhadap pengusaha yang memasoknya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR