Suara.com - Kayla Mueller, petugas kemanusiaan asal Amerika Serikat yang tewas di markas ISIS, diketahui berada di Suriah bersama pacarnya. Keduanya sudah tahu tentang bahaya yang akan mengancam di negara tersebut. Namun, Sarah dan sang pacar ingin melihat dari dekat situasi yang terjadi di negara yang terlibat konflik berkepanjangan itu.
Lewat sang pacar inilah, keluarga Kayla melakukan kontak. Meski sering melakukan kontak, keluarga Kayla sama sekali belum pernah bertemu dengan laki-laki tersebut.
Harian The Republik yang mengangkat artikel tentang Kayla berusaha untuk mewawancarai sang pacar. Namun, dia menolak permintaan itu. Namanya juga tetap dirahasiakan demi menjaga keselamatannya ketika berada di Suriah.
Meski demikian, laki-laki itu menuliskan surat di laman Facebook-nya yang ditujukan untuk Kayla Mueller, perempuan yang menjadi pacarnya. Inilah isi surat dari pacar Kayla Mueller.
“Dear Kayla, saya tidak menulis ini untuk mengucapkan selamat tinggal, ini adalah ucapan terima kasih. Terima kasih telah datang ke kehidupan saya dan telah memberikan saya kesenangan, terima kasih karena telah mencintai saya dan menerima cinta saya,” tulis laki-laki itu di atas foto Kayla yang tengah bersantai di pantai.
“Kamu mendukung semua yang saya lakukan, bahkan untuk hal-hal yang bodoh. Saya menulis ini untuk memberi tahu kamu bahwa saya menyesal untuk segala hal. Saya minta maaf karena tidak bisa menjaga kamu. Saya minta maaf karena tidak berusaha lebih keras lagi untuk mencari kata-kata, untuk mengungkapkan perasaan saya. Dan betapa saya mencintai kamu.”
Kayla besar di Prescott, Arizona, Amerika Serikat. Pada 2013, dia menjadi sukarelawan untuk membantu komunitas di Israel dan India serta membantu anak-anak di Suriah yang menjadi korban perang saudara. Sang pacar adalah aktivis dan juga pembuat film yang membantu warga negara asing dalam meliput perang. (USAToday)
Tag
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan
-
Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat
-
55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi