Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Budi Waseso mengungkapkan, sebanyak 21 penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi berpotensi menjadi tersangka pengguna senjata api ilegal. Kini Bareskrim Polri tengah memproses kepemilikan senjata penyidik KPK yang dianggap sudah habis izin penggunaannya.
"Kalau buktinya cukup terkait pelarangan penggunaan senjata api itu, ya pasti (tersangka). Saya kan sudah bilang. Tapi tidak serta merta jadi tersangka. Kami lihat dulu, ini kan baru dugaan," kata Budi di Mabes Polri, Rabu (17/2/2015).
Budi mengaku, kasus penggunaan senjata tak berizin para penyidik KPK itu berdasarkan laporan masyarakat ke Bareskrim. Menurutnya, senjata-senjata itu kepemilikannya tidak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Dilaporkan masyarakat, mereka menggunakan senjata ilegal. Kemudian kami telusuri, ilegal karena senjata itu kepemilikannya tidak sah secara UU," ujarnya.
Namun, Budi mengaku, senjata yang dimiliki para penyidik KPK itu buatan pabrik resmi. Dan proses pembelian senjata api itu tidak melanggar aturan.
"(Senjata) pabrikan, belinya benar. Tapi kepemilikan dan penggunaannya tidak benar. Dikala barang legal penggunaannya tidak benar, jadi ilegal," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Rudal 'Kiamat' Iran Gempur Israel, Berat Hulu Ledak 1 Ton
-
The Economist Kritik Habis Trump: Perang Anda Melawan Iran Tak Akan Berhasil
-
Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
-
Analis: Perang Iran Tak Kunjung Usai, Siapa yang Paling Untung?
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Lautan Manusia Saksikan Sumpah Setia Mojtaba Khamenei Pemimpin Revolusi Islam Baru di Teheran
-
Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Dituding Pendukung Iran, Remaja Israel Anti Perang: Kami Lebih Takut Fasis dibanding Rudal