Suara.com - DPR akan memasuki masa reses periode sidang II 2014-2015, mulai hari ini, Rabui (18/2/2015), hingga tanggal 22 Maret nanti. Artinya, DPR akan libur dari masa sidang selama sebulan. Padahal, pada masa sidang 2015, DPR baru bekerja kurang dari sebulan, yaitu mulai 12 Januari sampai 22 maret ini.
"Mulai besok, DPR memasuki reses masa persidangan II. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengawasi para wakilnya. Reses ini akan berlangsung sampai tanggal 22 Maret," kata Ketua DPR Setya Novanto di DPR.
Pada rapat Paripurna, 221 anggota DPR tidak hadir di penutupan masa sidang II tahun sidang 2014.
Sidang kali ini dipimpin oleh Ketua DPR Setya Novanto yang membacakan laporan selama masa sidang periode ini.
Dalam pidatonya, Setya megatakan masa sidang kali ini telah meyetujui sejumlah perundang-undangan. Yaitu, 4 perjajian internasioal, kemudian RUU penetapan Perppu 1/2014 tentang Pilkada menjadi UU, RUU penetapan Perppu nomor 2/2014 tentang Pemda menjadi UU, menetapkan UU nomor 1/2015 tentang penetapan Perppu Nomor 1/2014 tentang Pilkada, dan menetapkan UU nomor 2/2015 tentang penetapan Perppu Nomor 2/2014 tentang Pemda.
Selanjutnya, Setya menambahkan, dalam fungsi anggaran, DPR juga sudah mengesahkan RAPBN 2015 yag diusulkan pemerintah. Tujuannya, supaya ini dapat memberikan ruang kepada peeritah untuk menjalanka rencana pencapaian agenda pembanguan nasional RPJMN 2015-2019.
Berdasarkan daftar hadir, Fraksi PDI Perjuangan hadir 65 dari 109 orang, Golkar 60 dari 90 orang, Gerindra 40 dari 73 orang, Demokrat 40 dari 60 orang, PAN 27 dari 48 orang, PKB 22 dari 47 orang, PKS 27 dari 40 orang, PPP 21 dari 39 orang, Nasdem 20 dari 36 orang, dan Hanura 12 dari 16 orag. Total anggota DPR yang hadir mencapai 334 dari jumlah keseluruhan 555 orang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha