Suara.com - Acara blusukan Presiden Joko Widodo ke proyek sodetan Kali Ciliwung dan Kamal, Jakarta Barat, tak disia-siakan Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) untuk berdekatan dengan presiden pada Rabu (18/2/2015).
Sebelum meninggalkan area proyek itu, Ahok terlihat menumpang mobil kepresidenan berplat nomor RI 1.
Presiden Jokowi duduk di belakang kiri supir dan orang nomor satu di Ibu Kota itu berada dibelakang supir.
Setelah Ahok dan Jokowi berada didalam satu mobil, Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (MenPU-Pera) Basuki Hadimuljono dan pejabat Kementerian PU lainnya justru berlari-lari kecil menuju mobil mereka masing-masing yang terparkir di luar proyek sodetan.
Sebelumnya Ahok mengatakan ingin mengajak ke Kali Tunjungan yang terletak di Tegal Alur, dekat wilayah Kamal, Jakarta Barat.
Kepada wartawan Ahok mengatakan, kali yang berada di sana sudah menyempit dari lebar 12-14 meter menjadi tinggal 8 meter saja.
"Kalau saya justru mau kasih lihat pompa tunjungan, pompa tunjungan dari 12 atau 14 meter kan tinggal 8 meter, gila juga cipta karya, menyempitkan sungai," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta.
"Terus kita juga bisa kasih lihat presiden bahwa pompa Tunjungan kalo ada waduk besar 90 hektar, seluruh wilayah barat selesai. Tengah kan udah ada waduk pluit 80 hektar, kalau barat ada 90 hektar, kedalaman pompa semua siapkan, selesai ini urusan sisi barat banjir," tutup Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi