Suara.com - Direktur Pusat Pengkajian Jakarta (PPJ) Muhlis Ali menilai penunjukan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru oleh Presiden Joko Widodo merupakan keputusan bijak dalam mengatasi krisis kepercayaan dan menengahi konflik kelembagaan KPK-Polri.
"Pilihan Presiden menunjuk calon Kapolri baru Komjen Pol Badrudin Haiti adalah pilihan yang sangat tepat. Pak Badrodin adalah jenderal senior di lingkugan Polri, saat ini menjabat Wakapolri dan pernah menjabat sebagai Kapolda di beberapa Provinsi," katanya.
Muhlis Ali menyatakan Badrodin adalah sosok pribadi yang dikenal santun, kalem, tetapi tegas, serta relatif tidak bermasalah. Sosok ini, kata dia, mampu membangun komunikasi baik dengan institusi penegak hukum lainnya.
Di bawah kepemimpinan Badrodin Haiti itu, kata mantan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) asal Madura itu, institusi Polri akan lebih disegani, apalagi komitmen terhadap penegakan supremasi hukum Badrodin tidak diragukan lagi.
"Kebijakan Presiden menunjuk Badrodin Haiti sebagai Calon Kapolri dan Pak Taufiqurrahman Ruki sebagai pelaksana tugas pimpinan KPK akan saling melengkapi, bahkan, saya meyakini kedua lembaga ini akan kembali kuat dan berwibawa di mata publik Indonesia," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123