Suara.com - Direktur Pusat Pengkajian Jakarta (PPJ) Muhlis Ali menilai penunjukan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru oleh Presiden Joko Widodo merupakan keputusan bijak dalam mengatasi krisis kepercayaan dan menengahi konflik kelembagaan KPK-Polri.
"Pilihan Presiden menunjuk calon Kapolri baru Komjen Pol Badrudin Haiti adalah pilihan yang sangat tepat. Pak Badrodin adalah jenderal senior di lingkugan Polri, saat ini menjabat Wakapolri dan pernah menjabat sebagai Kapolda di beberapa Provinsi," katanya.
Muhlis Ali menyatakan Badrodin adalah sosok pribadi yang dikenal santun, kalem, tetapi tegas, serta relatif tidak bermasalah. Sosok ini, kata dia, mampu membangun komunikasi baik dengan institusi penegak hukum lainnya.
Di bawah kepemimpinan Badrodin Haiti itu, kata mantan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) asal Madura itu, institusi Polri akan lebih disegani, apalagi komitmen terhadap penegakan supremasi hukum Badrodin tidak diragukan lagi.
"Kebijakan Presiden menunjuk Badrodin Haiti sebagai Calon Kapolri dan Pak Taufiqurrahman Ruki sebagai pelaksana tugas pimpinan KPK akan saling melengkapi, bahkan, saya meyakini kedua lembaga ini akan kembali kuat dan berwibawa di mata publik Indonesia," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti
-
Hadapi Cuaca Ekstrem, Jaga Kesehatan dan Kebersihan dengan 10 Tips Ini
-
Percepatan Pemulihan Layanan Adminduk: Dukcapil Salurkan Sarpras ke Aceh Tamiang Sampai Kota Langsa