Suara.com - Pemerintah Prancis pada Selasa (24/2/2015) memburu pilot sebuah pesawat nirawak atau drone yang terlihat terbang di atas beberapa lokasi penting di Paris, seperti menara Eifel, Kedutaan Besar Amerika Serikat, dan dekat kantor kementerian dalam negeri.
Pesawat kecil yang dikendalikan dari jarak jauh itu terlihat sejak Senin malam (23/2/2015) hingga Selasa.
Kejaksaan Paris telah memerintahkan polisi setempat untuk menyelidiki drone itu karena undang-udang di Prancis melarang menerbangkan drone di atas wilayah perkotaan.
Meski demikian, ini bukan pertama kali pemerintah Prancis dibuat berang oleh drone. Pada Oktober tahun lalu, sebuah fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir juga diintai oleh drone misterius. Pada Januari kemarin sebuah drone juga terlihat terbang di atas Elysee Palace, kediaman resmi Presiden Prancis.
Pemerintah Prancis sendiri kini sedang dalam kondisi siaga setelah terjadinya dua kali serangan teroris di Paris pada Januari kemarin. Tentara dan polisi bersenjata masih berjaga-jaga di sejumlah gedung pemerintah dan kedutaan besar di Paris.
Drone kecil yang bisa dengan mudah dibeli toko-toko ritel kini sedang populer di Prancis. Tetapi kemunculan pesawat-pesawat tanpa awak itu telah memantik kecurigaan adanya kegiatan mata-mata asing di negara itu. (The Wall Street Journal)
Berita Terkait
-
Warga Rusia Dibatasi Beli Bensin Usai Serangan Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow
-
Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko
-
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
-
Teruji di Medan Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Canggih RQ-70 Dainn
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah