Suara.com - Bangkai badan pesawat AirAsia QZ8501 sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Senin (2/3/2015) pagi. Rongsokan pesawat tersebut diharapkan mampu memberikan sebuah fakta baru, terkait proses penyelidikan yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Dengan badan pesawat ini, mudah-mudahan akan ada fakta baru yang dapat membantu proses penyelidikan kita," ungkap Ketua KNKT, Tatang Kurniadi, di atas KN Pacitan, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/3).
Saat tiba di pelabuhan, badan pesawat yang sudah tidak utuh tersebut langsung diserahkan Basarnas ke pihak KNKT. Badan pesawat maskapai milik pengusaha Tony Fernandes itu diperlukan KNKT untuk keperluan investigasi penyebab jatuhnya pesawat bertipe Airbus A320-200 yang membawa 155 penumpang dan tujuh kru tersebut.
Menurut Tatang, saat ini proses penyelidikan pihaknya sudah mencapai 40 persen. Dia berharap investigasi dapat diselesaikan pada bulan ke-10, sehingga dua bulan berikutnya dapat diberi penilaian oleh pihak-pihak yang terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus