News / Metropolitan
Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:48 WIB
Mal Kota Kasablanka (Kokas) di Jakarta Selatan mendadak jadi sorotan usai dipasangi pagar besi tinggi. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Mal Kota Kasablanka di Jakarta Selatan baru-baru ini dipasangi pagar besi tinggi oleh pengelola.
  • Pakuwon Group selaku pengelola belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan pemasangan pagar besi tersebut.
  • Aktivitas mal terpantau normal, tetapi ketiadaan keterangan resmi memicu spekulasi di media sosial.

Suara.com - Mal Kota Kasablanka (Kokas) di Jakarta Selatan mendadak jadi sorotan usai dipasangi pagar besi tinggi belum lama ini.

Pagar tersebut berwarna abu-abu dengan tinggi sekitar 2,5 meter, membentang di area depan mal dekat Jalan Raya Casablanca.

Bagian ujung atas pagar dibuat menyudut dan lancip, sementara beberapa sisinya dirancang miring agar tidak mudah dipanjat.

Kemunculan pagar di Kokas ini menyusul langkah serupa yang lebih dulu terjadi di empat mal besar Surabaya, yaitu Pakuwon Mall, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall.

Kokas sendiri diketahui berada di bawah pengelolaan Pakuwon Group, perusahaan properti milik pengusaha Alexander Tedja.

Belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pemasangan pagar terhadap mal-mal mereka dari pihak Pakuwon Group.

Bahkan saat dikonfirmasi langsung di lokasi, Jumat (31/7/2026), salah seorang petugas keamanan Mal Kota Kasablanka juga mengaku tidak mengetahui alasan di balik pemasangan pagar tersebut.

Cuma terdapat penjelasan singkat dari salah satu karyawan tenant mal, yang membenarkan bahwa pemasangan pagar memang baru dilakukan.

“Belum ada seminggu,” tuturnya singkat.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Parfum Casablanca Paling Wangi dan Tahan Lama, Harga Murah Meriah

Aktivitas di sekitar maupun di dalam mal pun masih terpantau berlangsung seperti biasa tanpa gangguan berarti.

Namun, ketiadaan penjelasan resmi ini membuat warganet ramai berspekulasi di berbagai platform media sosial, mulai dari Instagram hingga Threads.

Sebagian warganet mengaitkan pemasangan pagar dengan kekhawatiran akan situasi ekonomi dan potensi aksi kerusuhan besar dalam waktu dekat.

Selama penjelasan resmi belum disampaikan, ruang spekulasi di tengah masyarakat diperkirakan masih akan terus bergulir.

Load More