Suara.com - Seorang pilot senior asal Inggris yang biasa menerbangkan pesawat Boeing 777 mengungkap hasil analisanya sendiri terkait pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang hampir setahun silam. Menurut pilot bernama Simon Hardy itu, MH370 sempat terbang mendekati Pulau Penang, kampung halaman sang pilot, Kapten Zaharie Ahmad Shah sebelum akhirnya mendarat di lautan.
Teori tersebut dipublikasikan dalam majalah dan situs Flighglobal International. Teori tersebut juga mendapat dukungan dari pakar keselamatan udara terkemuka dari Inggris, David Learmount.
Para penyidik dari Australia juga telah membicarakan hal tersebut dengan Hardy dan menyebut teorinya sebagai teori yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Karena Kapten Simon Hardy mengungkap dalam Flightglobal/Flight International soal perhitungannya mengenai lokasi di mana Malaysia Airlines MH370 mengakhiri penerbangannya, maka Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB), yang memimpin tim pencari MH370, sudah berbicara panjang lebar dengan dirinya," kata David Learmount.
"Kapten Simon Hardy sudah mencoba mengkomunikasikan hasil perhitungannya atas data penerbangan MH370 kepada ATSB sebelum berbicara kepada kami, namun mereka (ATSB) sudah terlebih dahulu 'dibombardir' dengan banyak teori, yang mana sebagian besar adalah teori sinting, sehingga tidak mereka acuhkan, sampai akhirnya kami mempublikasikan perhitungan Kapten Hardy pada pertengahan bulan Desember 2014, dan pertengahan Januari 2015," sambung David yang notabene salah satu pengelola majalah tersebut.
Setelah mempelajari data penerbangan MH370 selama enam bulan, Kapten Hardy yakin bahwa setelah pesawat itu lepas landas dari Kuala Lumpur, pesawat itu hilang kontak dengan pusat kendali lalu lintas udara di atas Laut Cina Selatan. Kemudian, setelah alat pelacak pesawat dimatikan, pesawat melakukan sesuatu yang "cukup luar biasa".
Menurut Kapten Hardy, MH370 terbang keluar masuk kawasan udara Malaysia dan Thailand sebanyak delapan kali.
"Saya tidak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya, namun ini adalah cara yang baik untuk menimbulkan kebingungan bagi para pengendali lalu lintas udara," kata Kapten Hardy.
Tak cuma itu. Hardy mengatakan, pesawat MH370 juga berbelok tajam menuju Penang.
"Saya butuh waktu berbulan-bulan untuk sampai pada kesimpulan ini," ujarnya.
Kapten Hardy mengatakan, ia melakukan analisis tersebut berdasarkan pengalamannya sendiri terbang melintasi Australia sehingga dapat menyimpulkan bahwa pilot MH370, Zaharie Ahmad Shah dan kopilot Fariq Abdul Hamid berbelok tajam di udara.
"Kuncinya adalah Ayers Rock," kata Hardy menyebut salah satu dataran tinggi di Australia yang pernah ia lewati.
"Saya pernah melakukan manuver serupa di sana, untuk melihat ke bawah dan menyaksikan pemandangan yang menakjubkan. Seseorang (kapten MH370 Zaharie Ahmad Shah) melakukan perpisahan terakhir dengan Penang," katanya.
Kapten Hardy mengatakan, Kapten Zaharie Ahmad Shah berasal dari Penang, sementara sang kopilot berasal dari Selangor.
"Saya terpikirkan akan hal ini pada pukul 5 pagi, lalu pergi ke bawah dan memeriksa dari mana saja daerah asal para kru terbang," sambungnya.
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris