Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti menyatakan, tidak akan melanjutkan pengusutan kasus pemberitaan wartawan TEMPO tentang aliran uang Komjen Polisi Budi Gunawan.
Hal itu disampaikan Badrodin usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan dalam rapat pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian di Jakarta, Selasa (3/3/2015).
"Iya, termasuk itu (pengusutan pemberitaan wartawan TEMPO). Kasus yang dalam proses penyelidikan itu diupayakan untuk tidak diteruskan," kata Badrodin kepada para wartawan.
Sebelumnya Badrodin mengatakan, lembaganya menunggu putusan Dewan Pers untuk menjerat wartawan Tempo sebagai tersangka, terkait pemberitaan Tempo mengenai aliran dana Budi Gunawan. Badrodin mengakui wartawan Tempo bisa jadi tersangka.
"Kami menunggu pertimbangan Dewan Pers, apakah memenuhi unsur pidana atau tidak," kata Badrodin di KPK, Senin (2/3/2015) kemarin.
Menurutnya, jika dewan pers menyatakan tindakan wartawan Tempo sebagai tindak pidana, maka polisi langsung membuka penyidikan.
Seperti Diberitakan, siang ini penyidik Polda Metro Jaya mendatangi Dewan Pers untuk meminta pertimbangan dewan soal dugaan pidana dalam berita TEMPO.
TEMPO dilaporkan oleh LSM yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Arus Bawah. Majalah TEMPO dituding melanggar Undang-undang Perbankan saat menyampaikan laporan aliran transaksi keuangan BG dalam terbitan bertajuk "Bukan Sembarang Rekening Gendut" tertanggal 19-25 Januari 2015.
Berita Terkait
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
Kapolri Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi Reformasi Kepolisian
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan