Suara.com - Dua terpidana mati kasus penyelundupan heroin 8,2 kilogram, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, akan segera menjalani eksekusi mati dalam waktu dekat. Menurut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Denpasar atau Lapas Kerobokan, Sujonggo, keduanya akan dibawa ke Pulau Nusakambangan, tempat pelaksanaan hukuman mati pada hari Rabu (4/3/2015) antara jam 10.00 WITA dan 14.00 WITA.
"Kemungkinannya besok siang," kata Sujonggo di Lapas Kerobokan, Selasa (3/3/2015).
Pemindahan kedua terpidana mati yang juga awam disebut media sebagai "duo Bali Nine" itu melibatkan banyak personel pengamanan. Polda Bali kabarnya akan menurunkan 10 petugas untuk mengawal masing-masing terpidana mati. Selain itu, ada pula empat jaksa yang mendukung pengawalan tersebut.
Tak cuma personel, polisi juga mengerahkan sejumlah rantis (kendaraan taktis) seperti APC Barracuda dan Wolf untuk mengawal duo Bali Nine dari Lapas Kerobokan ke Bandara Ngurah Rai untuk selanjutnya diterbangkan ke Pulau Nusakambangan.
Rumitnya persiapan dan ketatnya pengamanan ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya, berbagai hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi dalam perjalanan.
Langkah pengamanan terhadap tahanan dari satu penjara ke penjara lainnya juga lumrah dilakukan di luar negeri. Namun, terlepas dari pengamanan yang sedemikian ketat, terkadang masih saja terjadi insiden tak terduga yang membuat rencana pemindahan tahanan tak berjalan mulus, bahkan berantakan.
Berikut ini beberapa insiden yang pernah terjadi dalam upaya pemindahan tahanan di sejumlah negara.
Minibus pembawa tahanan dibajak
Peristiwa ini terjadi di Salford, Inggris, pada bulan Maret tahun lalu. Sekelompok lelaki pembawa senjata api mencegat sebuah bus penjara yang membawa dua rekan mereka ke pengadilan.
Ryan MacDonald dan Stevie McMullen adalah dua tersangka kasus perampokan. Keduanya dibawa dengan minibus dari rumah tahanan Kepolisian Manchester menuju Gedung Pengadilan. Di tengah perjalanan, minibus tersebut kemudian dipepet oleh sebuah mobil.
Dari dalam mobil tersebut, keluar beberapa orang. Satu diantaranya mengayunkan kapak ke arah jendela pengemudi minibus. Ia lalu menodongkan senjata laras panjang dan memaksanya membuka sel dalam minibus yang berisi MacDonald dan McMullen. Keduanya lalu kabur bersama rekan-rekan mereka. Namun, beberapa hari kemudian, keduanya kembali ditangkap, bersama empat orang yang membantu mereka kabur.
Bus pembawa tahanan terguling
Insiden tragis ini terjadi di Texas, Amerika Serikat, tanggal 14 Januari 2015 lalu. Sebuah bus yang membawa 15 orang, termasuk tahanan dan sipir penjara, tergelincir akibat jalanan yang licin karena es. Usai tergelincir, bus tersebut menabrak serangkaian kereta api yang tengah melaju.
Akibatnya, dua petugas penjara, termasuk seorang supir, dan delapan narapidana tewas. Penumpang lainnya, yakni seorang petugas penjara dan empat narapidana selamat namun mengalami luka parah.
Narapidana dibunuh narapidana lain dalam bus pembawa tahanan
Tag
Berita Terkait
-
Apresiasi Pemulangan Mary Jane dan Bali Nine, Komnas HAM Harap Bukan karena Overcrowd
-
Jangan Hanya Mary Jane dan Bali Nine, Komnas HAM Ingin WNI Lain Bebas dari Ancaman Hukuman Mati
-
Prabowo-Albanese Sepakat, Lima Anggota Bali Nine Pulang ke Australia
-
Dipulangkan ke Australia, Menko Yusril Klaim 5 WNA Kasus Bali Nine Tetap Berstatus Napi: Tak Ada Pengampunan!
-
Yusril Soal Transfer Terpidana Bali Nine: Bukan Kasusnya, Tapi Beratnya Hukuman
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal