Peristiwa tragis yang satu ini terjadi di Auckland, Selandia Baru. Seorang narapidana tewas dihajar narapidana lainnya di dalam mobil pembawa tahanan.
Korban bernama Liam Ashley, seorang remaja berusia 17 tahun yang dipenjarakan oleh kedua orang tua mereka sendiri lantaran memakai mobil tanpa izin. Di suatu hari di bulan Agustus tahun 2006, Liam dibawa dengan kendaraan tahanan dari Pengadilan Distrik North Shore menuju Penjara Pusat Auckland.
Di tengah perjalanan, Liam dihajar hingga mengalami kerusakan otak lalu tewas oleh George Baker, seorang narapidana lain yang juga dibawa dengan mobil tersebut. Baker mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa ia nekat menghajar Liam lantaran menuduhnya sebagai seorang mata-mata polisi.
Narapidana tewas karena mengalami infeksi jantung dalam mobil tahanan
Insiden ini terjadi di Australia pada tahun 2012 silam. Seorang narapidana yang baru saja menjalani operasi jantung di rumah sakit, tewas setelah melakukan perjalanan pulang ke penjara.
Si narapidana malang tersebut meregang nyawa setelah melakukan perjalanan selama tiga setengah jam di sebuah minibus penjara, di mana seharusnya ia dibawa dengan menggunakan ambulans. Narapidana tersebut meninggal dunia karena mengalami infeksi parah akibat beberapa luka jahitan yang terbuka.
Mobil tahanan dibajak di tengah jalan
Peristiwa yang terjadi di Brixton, London, Inggris ini mirip dengan peristiwa yang pertama tadi. Tiga tahanan yang sedang dibawa dari Penjara Brixton menuju Penjara Lambeth berhasil melarikan diri setelah minibus yang mereka naiki dibajak di tengah jalan.
Dua pembajak, yang notabene rekan ketiga tahanan, menyamar sebagai petugas pos dan menyetop minibus tersebut. Kemudian, mereka menembak lutut pengemudi minibus dan menghajar penjaga lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Apresiasi Pemulangan Mary Jane dan Bali Nine, Komnas HAM Harap Bukan karena Overcrowd
-
Jangan Hanya Mary Jane dan Bali Nine, Komnas HAM Ingin WNI Lain Bebas dari Ancaman Hukuman Mati
-
Prabowo-Albanese Sepakat, Lima Anggota Bali Nine Pulang ke Australia
-
Dipulangkan ke Australia, Menko Yusril Klaim 5 WNA Kasus Bali Nine Tetap Berstatus Napi: Tak Ada Pengampunan!
-
Yusril Soal Transfer Terpidana Bali Nine: Bukan Kasusnya, Tapi Beratnya Hukuman
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal