News / Internasional
Selasa, 03 Maret 2015 | 19:33 WIB
Terpidan Mati Bali Nine

Peristiwa tragis yang satu ini terjadi di Auckland, Selandia Baru. Seorang narapidana tewas dihajar narapidana lainnya di dalam mobil pembawa tahanan.

Korban bernama Liam Ashley, seorang remaja berusia 17 tahun yang dipenjarakan oleh kedua orang tua mereka sendiri lantaran memakai mobil tanpa izin. Di suatu hari di bulan Agustus tahun 2006, Liam dibawa dengan kendaraan tahanan dari Pengadilan Distrik North Shore menuju Penjara Pusat Auckland.

Di tengah perjalanan, Liam dihajar hingga mengalami kerusakan otak lalu tewas oleh George Baker, seorang narapidana lain yang juga dibawa dengan mobil tersebut. Baker mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa ia nekat menghajar Liam lantaran menuduhnya sebagai seorang mata-mata polisi.

Narapidana tewas karena mengalami infeksi jantung dalam mobil tahanan

Insiden ini terjadi di Australia pada tahun 2012 silam. Seorang narapidana yang baru saja menjalani operasi jantung di rumah sakit, tewas setelah melakukan perjalanan pulang ke penjara.

Si narapidana malang tersebut meregang nyawa setelah melakukan perjalanan selama tiga setengah jam di sebuah minibus penjara, di mana seharusnya ia dibawa dengan menggunakan ambulans. Narapidana tersebut meninggal dunia karena mengalami infeksi parah akibat beberapa luka jahitan yang terbuka.

Mobil tahanan dibajak di tengah jalan

Peristiwa yang terjadi di Brixton, London, Inggris ini mirip dengan peristiwa yang pertama tadi. Tiga tahanan yang sedang dibawa dari Penjara Brixton menuju Penjara Lambeth berhasil melarikan diri setelah minibus yang mereka naiki dibajak di tengah jalan.

Dua pembajak, yang notabene rekan ketiga tahanan, menyamar sebagai petugas pos dan menyetop minibus tersebut. Kemudian, mereka menembak lutut pengemudi minibus dan menghajar penjaga lainnya.

Load More