Suara.com - Mantan kontraktor di Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), Edward Snowden siap untuk kembali ke kampung halamannya. Kuasa hukum Snowden mengatakan, kliennya bersedia meninggalkan negara yang memberikannya suaka politik dan kembali ke Amerika Serikat.
Namun, Snowden meminta pengadilan yang dilakukan kepada dirinya berjalan dengan adil.
“Dia sudah memikirkan hal itu (kembali ke Amerika-red). Dia punya hasrat untuk kembali dan kami melakukan semampu kami untuk mewujudkan hal itu,” kata Anatoly Kucherena, kuasa hukum Snowden.
Saat ini, Snowden bersembunyi di Rusia sejak membocorkan dokumen rahasia NSA kepada media saat masih bekerja di perusahaan konsultan Booz Allen Hamilton.
“Kami senang apabila dia bisa kembali ke Amerika Serikat untuk menjalani persidangan,” kata Marie Harf, juru bicara Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat.
Marie menjamin, persidangan yang akan dihadapi Snowden berjalan dengan adil dan sesuai dengan sistem hukum di Amerika. Kata dia, Snowden sudah mendapatkan jaminan dari Jaksa Agung Eric Holder bahwa dia tidak akan dijatuhi hukuman mati.
Kuasa hukum Snowden juga meminta kliennya tidak didakwa dengan Espionage Act, yaitu hukum yang dibuat di era Perang Dunia I yang juga diterapkan kepada whistleblower Daniel Ellsberg. Aturan itu biasanya digunakna kepada orang yang membocorkan rahasia negara dengan tuduhan mata-mata. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek