Suara.com - Badan Reserse Kriminal Polri memeriksa Ketua Indonesia Corruption Watch Ade Irawan dan Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan Haris Azhar, Kamis (5/3/2015), sebagai saksi kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno.
"Saya diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan pencemaran nama baik kasus Menko Polhukam yang sebut 'rakyat tidak jelas'," kata Ade di Bareskrim Polri.
Ade mengaku hari ini merupakan jadwal pemanggilan ulang karena pada panggilan sebelumnya ia tak bisa hadir.
"Sebelumnya, sekitar dua minggu lalu ada panggilan sebagai saksi dari Bareskrim. Tapi baru bisa sekarang," ujarnya.
Ade tiba di Bareskrim sekitar pukul 09.45 WIB. Satu jam kemudian Haris Azhar datang.
"Ini saya dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi kasus pak Tedjo," kata Haris sambil menunjukkan surat undangan.
Menteri Tedjo dilaporkan oleh Koordinator Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan atas dugaan penghinaan terhadap masyarakat pendukung gerakan antikorupsi dengan menyebut mereka yang mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai "rakyat tidak jelas."
Dalam laporan bernomor TBL/52/I/2015/Bareskrim, Azas Tigor melampirkan belasan lembar hasil cetakan berita dari sejumlah media online dan dua tayangan pemberitaan Trans7 dan TVone. Semua berita itu berisi pernyataan Tedjo yang dianggap menghina.
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk