Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Selatan membagikan tiga ribu masker untuk warga yang terkena dampak abu vulkanik yang diduga kuat berasal dari erupsi Gunung Sinabung.
"Logistik sudah kita antar dengan Dinas Kesehatan. 3 ribu masker sudah kita bagikan kepada warga di dua kecamatan yang terkena hujan debu," kata Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Aceh Selatan, Sufri, saat dihubungi suara.com, Kamis (5/3/15).
Menurutnya, kecamatan terparah yang dihujani debu adalah Kecamatan Sawang. Namun demikian, kata dia, hingga sore ini, debu yang menyelimuti dua daerah tersebut jauh lebih berkurang jika dibandingkan tadi siang.
"Sekarang sudah agak kurang daripada tadi siang," ujarnya.
Seperti diketahui, sejak Kamis (5/3/2015) pagi, sebagian warga Aceh Selatan, Provinsi Aceh, dikejutkan oleh datangnya hujan debu. Warga menduga abu berasal dari erupsi Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
"Debunya seperti dari letusan Gunung Sinabung di Sumatera Utara," kata warga Aceh Selatan bernama Anharrullah kepada suara.com.
Hujan debu, katanya, melanda dua kecamatan, yakni Kecamatan Meukek dan Sawang. Akibat dari kejadian ini, aktivitas warga terganggu.
"Hujan debu yang melanda dua kecamatan di Aceh Selatan terjadi tiba-tiba sehingga mengkhawatirkan warga setempat. Mereka tidak berani keluar rumah untuk beraktivitas," katanya.
Menurutnya, abu turun sejak jam 08.30 WIB. Mereka menduga itu abu Sinabung karena jam 08.20 WIB tadi, gunung itu mengalami erupsi. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu
-
Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat
-
Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung