Suara.com - Tim Hak Angket siang ini, Kamis (12/3/2015), memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Tim anggaran diminta untuk menjelaskan proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015.
Mereka yang dipanggil adalah Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemprov DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Kepala Bappeda Tuti Kusuma Dewi.
Saefullah dan Heru dan beberapa pejabat DKI Kini telah terlihat hadir di ruang rapat DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Saefullah mengaku tidak ada persiapan khusus terkait pertemuan dengan Tim Hak Angket DPRD.
"Persiapan khusus enggak ada, biasa-biasa aja," kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta, Kamis (12/3/2015).
Saat disinggung apakah membawa dokumen tertentu ketika bertemu Tim Hak Angket, Saefullah tidak memberikan penjelasan secara detil. Namun dia mengaku membawa sejumlah dokumen.
"Yang perlu dibawa nanti, tapi persiapan khusus gak ada, biasa-biasa aja," kata Saefullah.
Tim Hak Angket sebelumnya sudah meminta keterangan terhadap konsultan IT tim e-budgeting, Gagat Wahono. Ia dicecar oleh Tim Hak Angket mengenai honor dan surat kontrak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan