Suara.com - Golkar kubu Agung Laksono berharap Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly segera mengesahkan susunan pengurus Partai Golkar pekan ini, pasca pendaftaran di kantor Kemenkumham, Senin (17/3/2015).
“Kita harap secepatnya ya, menteri kan ada timnya yang meneliti. Jika sudah diteliti kita minta secepatnya disahkan, kalau bisa minggu ini sudah ada keputusannya,"kata Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM Partai Golkar, Lawrence Siburian di Gedung Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Menurut Lawrence, dirinya tadi langsung diterima oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham, Harkristuti Harkrisnowo, lantaran Menteri Yasonna sedang ada tugas di luar kantor.
"Dirjen AHU dan Direktur tadi saya ketemu, mereka sudah mendapat pesan dari menteri untuk dapat menerima saya tadi. Kami sudah serahkan, kami menunggu saja, mereka akan serahkan dan laporkan ke Menteri,"tambahnya.
Dia menyebutkan, kepengurusan partai berlambang pohon beringin yang di bawah komando Agung Laksono sudah mengakomodir kader partai dari kubu Aburizal Bakrie sesuai dengan putusan Mahkamah Partai dan keinginan Menteri Yasonna.
"Ya keinginan menteri itu sama seperti keingingan MP (Mahkamah Partai), karena menteri mengutip keputusan MP. Supaya Golkar ini solid, kompak, utuh dan semua harus diajak, dari kelompok manapun harus diajak,"tutupnya.
Seperti diberitakan, ada 377 nama yang diusulkan menjadi pengurus Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono dan 40 nama diantaranya adalah para loyalis pendukung Aburizal Bakrie (Ical).
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK