Suara.com - Ditangkapnya pengacara DPRD DKI Jakarta, yang juga pengacara Budi Gunaswan, Razman Arif Nasution, oleh kejaksaan, tidak mengendurkan niat DPRD Jakarta untuk menggugat Gubernur Jakarta (Ahok) yang telah dilaporkan ke Bareskrim Polri.
"Inikan masalah hukum yang harus dia tanggung. Kalau dia bermasalah dengan hukum, ya resikonya harus ditahan. Jadi nggak ada masalah buat kita," ujar anggota DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman ketika dihubungi wartawan melalui telepon, Rabu (18/3/2015).
Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, walaupun Razman telah ditangkap oleh tim intel Kejaksan Agung (Kejagung) dan tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Panyabungan sore ini, proses pelaporan Ahok yang telah masuk itu akan terus berjalan.
Prabowo menegaskan, pengacara DPRD DKI bukan hanya Razman dan masih ada enam orang lainnya.
"Kan bukan hanya dia lawyer kita ya, ada beberapa juga lawyer lain yang lain kan temen-teman pak Razman bukan hanya dia sendiri jadi lawyer kita. Jadi tetap jalan proses hukumnya ya," tegas Prabowo.
Razman yang juga pernah menjadi pengacara Komisaris Jenderal Budi Gunawan (BG) ternyata terpidana kasus penganiayaan.
Razman sebelumnya sudah divonis Pengadilan Negeri Padang Sidempuan, Sumatera Utara, pada 23 Maret 2006, tiga bulan kurungan penjara serta denda sebesar Rp500 ribu dalam kasus penganiayaan.
Ketika itu, Razman masih menjabat anggota DPRD Kabupaten Madina, Sumatera Utara.
Razman ditangkap di saat kariernya sedang naik daun karena berhasil melepaskan Komjen Budi Gunawan dari statusnya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pasca kesuksesannya pada kasus BG, Razman juga memegang sejumlah klien besar, antara lain mantan Ketua Komisi Energi DPR Sutan Bhatoegana yang menjadi tersangka KPK dalam kasus dugaan gratifikasi penetapan APBN-P di Kementerian ESDM tahun 2013, dan DPRD DKI Jakarta yang sekarang sedang berseteru dengan Ahok dalam kasus dana siluman APBD Jakarta 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
-
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak