Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Jakarta Agun Gunandjar mengancam akan melaporkan Fraksi Golkar hasil Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie (Ical) ke polisi, menyusul kegagalan mengambil alih ruangan Fraksi Golkar di DPR dari tangan pendukung Ical.
"Kami didesak perintah undang-undang yang menyebutkan jangan sampai ada kekosongan hukum (di Fraksi)," kata Agun di DPR, Jakarta, Jumat (27/3/2015).
Dia menerangkan, delik aduan dalam pelaporan ini nantinya menggunakan dasar perbuatan melawan hukum.
Menurutnya setelah disahkan Menkumham, Fraksi Golkar Agung Laksono berhak menempati ruangan fraksi. Fraksi Golkar lama, menurutnya sudah tidak layak menempati ruangan fraksi dengan adanya keputusan Menkumham.
"Kalau kami 'cicing wae' itu namanya melalaikan kewajiban yang harus dijalankan. Kami butuh ruang, untuk rapat, walapun ngga bagus. Kami juga ngga mengeluh walaupun teraniaya," katanya.
Karenanya, dia akan meminta Bareskrim Polri untuk menyelesaikan perkara ini. Sebab, menurutnya hanya penegak hukum yang bisa menentukan siapa yang berhak menempati ruangan Fraksi Golkar di DPR ini.
"Kami hanya minta Bareskrim untuk membantu, katakanlah supaya kami bisa segera masuk. Kan tidak mungkin jika tidak menggunakan mekanisme hukum. Siapa yang punya kewenangan itu? Kan polisi," kata Agun.
Saling rebut ruangan fraksi mulai terjadi pekan ini sejak kedua kubu beseteru soal siapa yang berhak dan sah sebagai pengurus.
Kubu Agung Laksono mengambil gerak cepat dengan hendak menduduki ruangan fraksi, semenatar kubu Ical merotasi 16 kadernya yang dianggap membelot di DPR.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri
-
Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi