Suara.com - Badan Informasi Geospasial (BIG) segera memverifikasi lagi sekitar 3.000 pulau di Indonesia yang belum diberi nama serta belum ditentukan koordinatnya.
"Dengan demikian, jumlah resmi pulau kita yang sebelumnya 13.466 buah bisa menjadi 17.000-an," kata Kepala BIG Dr Priyadi Kardono di di Jakarta, Jumat (28/3/2015).
Dia mengakui, dahulu Indonesia disebut-sebut memiliki sekitar 17 ribu pulau, namun pada 2013 BIG mengumumkan baru menyelesaikan verifikasi terhadap 13.466 pulau, sedangkan sekitar 3.000 pulau lagi masih menunggu untuk diidentifikasi letak koordinatnya dan disahkan namanya.
Selain menjadi negara dengan pulau terbanyak, Indonesia juga memiliki garis pantai terpanjang nomor dua di dunia (setelah Kanada), dengan panjang 99.093 km, telah bertambah dari sebelumnya sekitar 91 ribu km, ujarnya.
Garis pantai ini, ujar dia, juga dimungkinkan bertambah lagi jika BIG selesai memetakan lingkungan pantai Indonesia (LPI) dengan skala lebih besar yakni 1:25 ribu untuk Jawa Bali dan 1:50 ribu untuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua dari sebelumnya hanya dengan skala 1:250 ribu.
"Dengan memetakan seluruh pesisir menggunakan skala yang lebih detil, panjang garis pantai kita bisa menjadi lebih panjang, sampai lebih dari 100 ribu km," katanya.
Pada kesempatan tersebut BIG dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menandatangani kerja sama penyelenggaraan informasi geospasial untuk pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan seperti pemetaan sebaran ikan, terumbu karang, mangrove dan lainnya.
"BIG juga segera memetakan lingkungan pantai Indonesia terkait rencana pembangunan 24 pelabuhan utama dengan skala sangat detil 1:10 ribu," katanya.
Dia berharap pemetaan tersebut akan selesai dalam waktu tujuh bulan dengan alokasi APBN sekitar Rp2 miliar per lokasi dengan melibatkan sejumlah instansi seperti BPPT, LIPI dan Dinas Hidro-Oseanografi (Dishidros) TNI AL. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok