Suara.com - Kopilot yang diduga sengaja menabrakkan pesawat Germanwings ke pegunungan Alpen, Selasa (24/3/2015) ternyata terobsesi dengan pegunungan Alpen.
Hal itu diungkapkan oleh teman-temannya yang satu klub terbang layang dengan Andreas Lubitz, nama kopilot tersebut.
“Dia sangat suka dengan pegunungan Alpen, bahkan terobsesi dengan Alpen. Saya yakin ia mengenal betul area jatuhnya pesawat itu,” kata salah seorang anggota klub, Dieter Wagner.
Lubitz juga dikenal sangat menyenangi terbang layang. Sebelumnya, ia dan teman-teman satu klubnya pergi bersama-sama ke pegunungan Alpen untuk melakukan terbang layang di sana.
Seperti diketahui pesawat Germanwings membawa 150 orang penumpang dan awak saat Lubitz menabrakkan pesawat itu ke pegunungan Alpen. Saat itu ia hanya seorang diri di kokpit. Dan, menolak membuka pintu kokpit ketika pilot pesawat ingin memasuki kokpit.
Lelaki berusia 28 tahun ini juga pernah menderita depresi dan saat terbang pada Selasa lalu, ia sebenarnya dalam kondisi sakit. (News)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Cerita Haru Olga Lunasi Utang Pasien Miskin Rp85 Juta
Aneh, Bayi Ini Lahir dengan Angka 12 di Dahinya
Setelah 20 Tahun, Binatang Langka Mirip Teddy Bear Muncul Lagi
Teriakan Terdengar di Detik-detik Menjelang Jatuhnya Germanwings
Ini Penampakan Pabrik Es Balok Air Kalimalang yang Digerebek
Tag
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa