Suara.com - Puluhan kaum ibu dari Jamaah Athahiriah dan lainnya mendatangi sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, guna mendukung mantan Menteri Agama Suryadharma Ali yang menempuh praperadilan, Senin (30/3/2015).
Praperadilan diajukan SDA kepada KPK yang menjadikan dirinya tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dana haji tahun 2012-2014.
"Kami datang karena prihatin sesama umat islam. SDA telah diperakukan seperti ini, tidak ada alat bukti yang diajukan untuk tersangka. Tapi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK)," ujar Triana salah seorang jamaah kepada suara.com, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya.
Lebih lanjut Triana membantah kedatangannya ke PN Jaksel karena 'dibawa' oleh pihak SDA. Jamaah, katanya, datang dengan sukarela karena pernah mengenal SDA, tepatnya saat menunaikan ibadah haji, beberapa waktu lalu.
"Mereka memang dateng saja. Mereka berimpati kepada pak Suryadharma. Kebetulan (sebagian jamaah yang dateng) mantan jamaah haji juga, saat Pak SDA sebagai Menteri Agama. Mereka mau kasih dukungan. Yang pasti meraka pernah haji waktu menterinya pak SDA," jelas Triana.
Sebagai informasi, hari ini merupakan sidang perdana praperadilan yang diajukan oleh SDA di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang akan dipimpin oleh Hakim Tati Hardianti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM