Anda belum lupa dengan foto yang dibuat fotografer asal Turki, Osman Sagirli yang merekam seorang anak pengungsi di Suriah. Di foto itu, si anak yang belakangan diketahui bernama Hudea (5 tahun), tampak mengangkat tangannya dan menutup rapat bibirnya. Sorot matanya mencerminkan kepedihan yang dialaminya selama ini. Hudea dan keluarganya kini harus tinggal di pengungsian di Suriah.
Hudea mungkin tak sendiri. PBB memperkirakan ada 5,6 juta anak Suriah yang membutuhkan bantuan dan dua juta anak tidak mendapatkan pendidikan akibat konflik yang melanda Suriah sejak tiga tahun terakhir. Ironisnya, organisasi global terpaksa memotong jatah sebesar 30 persen untuk para pengungsi karena kurangnya dana.
"Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, kematian, kehancuran dan kekerasan di Suriah tumbuh," kata Valeria Amos staf Sekjen PBB yang membidangi masalah kemanusiaan.
"Sebagai anggota Dewan telah mengatakan berkali-kali, tidak ada solusi terhadap krisis kemanusiaan. Masyarakat internasional harus menunjukkan tekad yang lebih besar untuk mencapai solusi politik yang telah lama tertunda," tambahnya.
Perang Suriah telah menewaskan 220.000 orang dan 11,2 juta orang lainnya harus menjadi pengungsi. Foto Hudea mungkin mewakili kondisi ini. (news.com.au)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123