Suara.com - Volkswagen, pada Selasa (31/1/2015), memamerkan empat varian baru VW Beetle atau yang di Indonesia populer dengan nama VW Kodok di arena New York International Auto Show.
Meski masih dalam rupa mobil konsep, VW mengatakan keempat varian baru VW Kodok "mungkin akan menjadi masa depan" mobil mungil yang menjadi ikon produsen mobil Jerman tersebut.
"Dua tipe coupe dan dua convertible ini mungkin akan kami produksi dalam waktu dekat," tulis VW dalam pernyataan resminya.
Varian pertama dari empat konsep VW Kodok itu adalah Beetle Convertible Denim. Keunikan dari varian ini adalah gayanya yang casual dan mengadopsi model Jeans Beetle dari era 1970an. Mobil ini dipacu oleh mesin TSI berkapasitas 1,8 liter yang bisa mengeluarkan tenaga hingga 170 horse power.
Kedua adalah Beetle Convertible Wave, dengan warna oranye metalik. Mobil ini menonjolkan paduan desain modern dengan gaya mobil 1950an.
Mobil ketiga adalah Beetle Pink Color Edition, yang diluncurkan untuk memenuhi tingginya permintaan VW Kodok berwarna merah jambu di pasar AS dan Cina. VW mengaku tak akan menutup kemungkinan untuk memproduksi mobil ini secara terbatas jika "ada reaksi positif dari pasar".
Yang terakhir adalah konsep Beetle R-line. Varian ini unik karena punya atap lebih rendah dan moncong lebih panjang sehingga memberikan kesan sporty yang lebih menonjol. Konsep R-line menggunakan mesin TSI berkapasitas 2 liter yang mampu menghasilkan tenaga 217 horse power.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus