Suara.com - Rahmatun Nufus (14 tahun) terbaring lemas di atas ranjang. Air matanya tak henti mengalir, menahan rasa sakit di kakinya.
Sesekali, kala kaki yang terus membengkak itu berdenyut, Nufus menangis kencang. Suaranya yang parau, terdengar kuat menyelusup seluruh ruangan rumahnya di Darussalam, Banda Aceh.
"Ma..mamak..sakit mak. Sakit mak..sakit," jerit Nufus memanggil orangtuanya.
Rahmatun Nufus, bocah belia ini adalah warga Desa Rot Teungoh, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.
Anak yatim pasangan Almarhum Lakamah dan Maimunah, sejak setahun terakhir menderita penyakit tumor ganas. Kaki kanan bocah itu, kian hari semakin membesar.
"Kakinya nggak bengkak-bengkak kali waktu pertama kita bawa ke dokter. Baru sebulan lalu kakinya gini, setelah kita cek rutin di rumah sakit di Aceh Selatan," kata Marzulisma (30 tahun), kakak kandung Nufus, Jumat (3/4/15) saat di Banda Aceh.
Sakit pada kaki Nufus, kata dia, mulanya biasa saja. Tak ada tanda-tanda pembengkakan seperti saat ini. Ketika pertama dilakukan pengecekan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Yulidin Away, kaki si bungsu ini hanya diklaim sakit tulang biasa.
"Dokter di sana (Aceh Selatan) bilang cuma pembengkakan tulang, maka kakinya sakit," ujarnya.
Karena kaki kanannya tak kunjung sembuh dan semakin membengkak, kata Marzulisma, pihak rumah sakit merujuk Rahmat Nufus ke Rumah Sakit Zainoel Abidin, Banda Aceh. Ini dilakukan pihak RSUD Dr Yulidin Away setelah Nufus dirawat 20 hari di sana.
"Karena keterbatasan sumber daya dan fasilitas, dirujuklah kemari (Banda Aceh)," katanya.
Selama di Banda Aceh, kata dia, Nufus mendapat perawatan yang maksimal oleh dokter di RSUZA. Para dokter yang menangani Nufus melakukan pengecekan ulang terkait penyakit yang didera.
Alhasil, diketahui bahawa penyakit yang diderita Rahmatun Nufus adalah tumor ganas yang sudah stadium empat.
"Ada sekitar lima hari disana (RSUZA) sebelum kita bawa pulang kemari. Setelah dirotgen, kata dokter penyakit Nufus tumor," ujarnya.
Dokter spesialis bedah tulang Rumah Sakit Umum dr Zainal Abdin (RSUZA), Banda Aceh dr Azharuddin SpOT, K-Spine yang menangani Rahmatun Nisfu mebenarkan hal tersebut. Kata dia, penyakit Nufus merupakan tumor yang paling ganas di bidang bedah tulang adalah osteosarkoma.
Penyakit ini sering menyerang anak usia belasan tahun, antara 8-15 tahun. Lokasi biasanya biasa sering di pangkal lutut dan panggal paha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
HGII Tegaskan Komitmen Menuju Pasar Modal Hijau, Kapasitas Energi Ditargetkan 100 MW pada 2031
-
Emiten POLI Incar Bisnis Hotel Kelas Menengah
-
Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen
-
Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru
-
Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih
-
Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?
-
Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP