Personel Kopaska melakukan persiapan sebelum mengikuti apel pasukan pengamanan Peringatan KAA ke-60 di Jakarta, Sabtu (18/4). [Antara]
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) tidak akan memberlakukan hari bebas kendaraan atau "car free day" di sepanjang jalan protokol pada Minggu (19/4/2015). Pengecualian ini terkait pelaksanaan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60.
"Para delegasi peserta KAA mulai berdatangan pada hari (Sabtu) ini hingga besok (Minggu)," ujar Kepala Subdit Pendidikan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Warsinem di Jakarta, Sabtu (18/4/2015).
Warsinem mengatakan arus lalu lintas yang melalui jalur bebas kendaraan seperti Jalan Sisingamangaraja, Jalan Sudirman, Jalan Thamrin dan Kawasan Silang Monas akan diberlakukan normal.
Dia menjelaskan perwakilan, termasuk sejumlah kepala negara menginap di hotel yang berada di sekitar kawasan tersebut. Karena itu, petugas tidak memberlakukan bebas kendaraan karena delegasi akan melewati jalur tersebut.
Delegasi peserta KAA Ke-60 itu akan mendapatkan pengawalan melekat mulai dari bandara hingga lokasi penginapan.
Warsinem menyebutkan para tamu mengikuti rangkaian kegiatan KAA di Jakarta pada Sabtu (18/4/2015) hingga Selasa (21/4/2015). Sedangkan acara utama berlangsung pada 22-24 April 2015.
Polda Metro Jaya mengerahkan 4.236 personel terdiri dari Satuan Tugas (Satgas) Polda Metro Jaya, Satgas Polres dan Satgas Khusus dari Korps Brimob Polri.
"Para delegasi peserta KAA mulai berdatangan pada hari (Sabtu) ini hingga besok (Minggu)," ujar Kepala Subdit Pendidikan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Warsinem di Jakarta, Sabtu (18/4/2015).
Warsinem mengatakan arus lalu lintas yang melalui jalur bebas kendaraan seperti Jalan Sisingamangaraja, Jalan Sudirman, Jalan Thamrin dan Kawasan Silang Monas akan diberlakukan normal.
Dia menjelaskan perwakilan, termasuk sejumlah kepala negara menginap di hotel yang berada di sekitar kawasan tersebut. Karena itu, petugas tidak memberlakukan bebas kendaraan karena delegasi akan melewati jalur tersebut.
Delegasi peserta KAA Ke-60 itu akan mendapatkan pengawalan melekat mulai dari bandara hingga lokasi penginapan.
Warsinem menyebutkan para tamu mengikuti rangkaian kegiatan KAA di Jakarta pada Sabtu (18/4/2015) hingga Selasa (21/4/2015). Sedangkan acara utama berlangsung pada 22-24 April 2015.
Polda Metro Jaya mengerahkan 4.236 personel terdiri dari Satuan Tugas (Satgas) Polda Metro Jaya, Satgas Polres dan Satgas Khusus dari Korps Brimob Polri.
Komentar
Berita Terkait
-
Dari Blitar, Megawati Inisiasi Gagasan 'KAA Plus', Bangun Blok Baru Negara Global Selatan
-
Presiden Ramaphosa Puji Indonesia: Sekutu Setia Sejak Era Anti-Apartheid!
-
Megawati Usul Konferensi Asia Afrika Jilid II: Bahas Isu Kemerdekaan Palestina!
-
Langkah Kecil Bandung: Mengguncang Dunia dan Membangun Solidaritas Global
-
18 April 2025 Memperingati Hari Apa? Berikut Latar Belakang Sejarahnya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara
-
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
-
Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok
-
Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB