Suara.com - Para penculik pengusaha bernama Thalib Abbas mengaku sebagai anggota polisi saat datang ke rumah korban di Cluster de Hill, Jalan Camat Gabun II, RT4/8, Nomor B-10, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Agar bisa masuk ke dalam rumah, kata Kepala Unit II Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi, Minggu (19/4/2015), komplotan tersebut mengaku ingin bertamu.
Dalam beraksi pada Selasa (14/4/2015) sekitar jam 21.00 WIB, mereka juga membawa senjata gas.
Singkat cerita, Thalib Abbas dibawa pergi. Tak lama kemudian, kata Arsya, pelaku menghubungi keluarga korban untuk meminta uang tebusan Rp400 juta.
Namun, keluarga hanya menyetorkan uang sebesar Rp5 juta. Pelaku diduga tidak terima dan kemudian mereka mengirimkan surat dan foto korban dalam kondisi memar dan dalam keadaan dirantai.
Kasus ini, saat ini ditangani Polda Metro Jaya. Tim Unit II Jatanras Polda Metro Jaya kemudian melakukan pengejaran terhadap penjahat tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?