Suara.com - Warga di Kelurahan Bandar Ratu, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak sebulan terakhir resah dengan kejadian yang dialami sapi di wilayah itu yang tiba-tiba mengamuk sebelum mati.
"Warga di sini resah karena sapi yang awalnya sehat mengamuk sebelum mati," kata warga Kelurahan Koto Jaya Sudirman, di Mukomuko, Minggu (19/4/2015).
Warga mengatakan, sudah sebanyak lima ekor sapi warga di wilayah itu berprilaku yang sama sebelum mati.
Ia minta, dari pihak kesehatan hewan di daerah itu agar ada sosialisasi bagaimana mengatasi dan memberikan pertolongan pertama terhadap sapi itu.
"Warga di sini tidak tahu mau melapor kemana, karena selama ini belum ada petugas peternakan yang memberikan sosialisasi tentang kesehatan hewan," ujarnya.
Ia mengatakan, kalau ada sosialisasi mengenai sapi yang mati itu biar kedepan warga tahu dan dapat mengantisipasinya.
Karena, katanya, akibat peristiwa itu warga mengalami kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.
"Kita berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Karena tidak hanya pemilik hewan yang rugi tetapi warga juga resah karena sapi itu sebelum mati mengamuk terlebih dahulu sehingga merusak pagar," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura