Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada bawahannya yang berkinerja buruk.
Beberapa sanksi yang akan diterima Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak bekerja optimal antara lain pemangkasan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) statis dan dinamis hingga ancaman rotasi dari jabatan struktural.
Sanksi itu, kata Basuki, akan diberikan menanggapi informasi dari pesan singkat soal adanya beberapa PNS yang menerima TKD tetapi kinerjanya tidak produktif.
"Tadi saya sudah masukan dalam Pergub-nya itu, kalau buat yang bohong, yang struktural bohong dia dicopot jadi staf. Kalau di luar struktural yang bohong, dia tiga bulan nggak terima TKD," ujar lelaki yang akrab disapa Ahok, di Balai Kota Jakarta, Senin (20/4/2015).
Selain itu, Ahok mengapresiasi atas laporan pengaduan dari berbagai pihak terkait adanya beberapa PNS yang kinerjanya kurang memuaskan. Menurutnya laporan tersebut sangat membantunya dalam mengawasi kinerja bawahannya.
"Harapin (pengawasannya) pengaduan. Makanya nanti kalau staf merasa dirugikan, dia tidak kerja, kan semua orang mesti ngisi nih jurnal kegiatannya, semua harus ngisi nih. Kalau ada yang ngelaporin kan kita bisa cek, oh ini palsu, bohong," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM